Pemkot Tanjungbalai Dorong Branding Kota Berkelanjutan di Era Digital

  • 12 Agt 2026 17:18 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Pemerintah Kota Tanjungbalai mulai mengintegrasikan city branding Kota Kerang dalam aspek digital pemerintahan. Langkah yang menjadi bagian dari strategi memperkuat identitas kota di era digital.

Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim meluncurkan logo city branding saat memimpin apel pemerintahan, Senin, 10 Agustus 2026. Peluncuran berlangsung di halaman Kantor Wali Kota dengan dihadiri jajaran pejabat pemerintah daerah.

Mahyaruddin mengatakan branding kota harus hadir dalam kehidupan masyarakat dan ruang digital. Karena itu, seluruh organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemkot Tanjungbalai didorong mendukung penggunaan identitas tersebut.

Menurutnya, city branding tidak hanya berfungsi sebagai logo visual Kota Tanjungbalai. Branding harus menghubungkan identitas kota dengan pengalaman masyarakat dalam berbagai ruang digital.

“City branding ini bukan sekadar logo, tetapi sistem yang menghubungkan identitas kota dengan pengalaman digital,” ucap Mahyaruddin.

Ia menilai keberlanjutan branding tidak boleh bergantung pada siapa kepala daerah yang menjabat. Identitas tersebut harus merepresentasikan karakter dan jati diri Tanjungbalai secara berkelanjutan.

Logo city branding dapat digunakan melalui koordinasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tanjungbalai. Penggunaannya menjadi upaya pemerintah menyatukan identitas kota dalam komunikasi pemerintahan.

Mahyaruddin mengatakan branding juga dirancang untuk memperkuat posisi Tanjungbalai sebagai tujuan wisata. Kota tersebut berada di pesisir Pantai Timur Selat Malaka, Sumatera Utara, dan dikenal sebagai Kota Kerang.

“City branding ini akan digunakan secara serentak dalam perencanaan wilayah, pembangunan infrastruktur, promosi investasi, hingga komunikasi pemerintah,” ujarnya.

Logo tersebut sebelumnya telah memperoleh legalitas hak cipta dari Kementerian Hukum Republik Indonesia. Pemerintah menilai legalitas tersebut memperkuat posisi logo sebagai aset tidak berwujud Kota Tanjungbalai.

" Peluncuran logo hari ini merupakan awal implementasi, bukan titik akhir. Semoga memperkuat daya saing Tanjungbalai sebagai kota tujuan wisata dan investasi," katanya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....