GMKI Pematangsiantar–Simalungun siap Laksanakan Pengabdian Masyarakat
- 05 Agt 2026 13:56 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Simalungun - Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Pematangsiantar-Simalungun sukses menyelenggarakan Diskusi Publik bertajuk "Dari Diskusi Menjadi Aksi Nyata: Membangun Gerakan Pengabdian untuk Masyarakat." Kegiatan ini menjadi ruang dialog bagi kader GMKI Pematangsiantar–Simalungun untuk membahas pentingnya membangun gerakan pengabdian yang berkelanjutan dan berdampak nyata.
Diskusi publik ini diselenggarakan sebagai bentuk komitmen GMKI dalam menjalankan panggilannya sebagai organisasi kader yang tidak hanya aktif dalam pengembangan intelektual. Diskusi ini juga hadir memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Melalui forum ini, peserta diajak untuk melihat bahwa setiap gagasan yang lahir dari ruang diskusi harus diwujudkan dalam tindakan konkret yang mampu menjawab berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat," ucap Bertus Waruwu sebagai Moderator Acara Diskusi pada Selasa, 3 Agustus 2026.
Dalam sesi diskusi, seorang narasumber, Andry Napitupulu, menekankan kader GMKI memiliki peran strategis sebagai agen perubahan. Pengabdian kepada masyarakat tidak cukup dimaknai sebagai kegiatan seremonial, melainkan harus menjadi gerakan yang berkelanjutan melalui program-program yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
"Seperti pendidikan, kesehatan, pelestarian lingkungan, pemberdayaan ekonomi, hingga kampanye pencegahan penyalahgunaan narkoba dan berbagai isu sosial lainnya," ujar Andry Napitupulu yang juga dikenal sebagai tokoh pemuda.
Sementara, Yova Purba selaku Ketua GMKI Pematangsiantar-Simalungun mengatakan antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Berbagai gagasan, kritik, serta usulan program pengabdian disampaikan sebagai bahan penyusunan rencana tindak lanjut dalam melakukan pengabdian di tiga medan layan GMKI yaitu gereja, perguruan tinggi, dan masyarakat.
"Diskusi publik ini tidak hanya menjadi ruang bertukar gagasan dan pandangan mengenai berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Diskusi ini juga menghasilkan komitmen bersama sebagai bentuk kesepakatan seluruh pihak yang hadir untuk mengimplementasikan hasil diskusi melalui aksi nyata di tengah masyarakat," katanya.
Di akhir sesi diskusi, para peserta membaca fakta integritas sebagai bentuk komitmen bersama dan tanggung jawab bersama dalam membangun gerakan pengabdian untuk masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....