ROKI Ditargetkan sebagai Pusat Inovasi Industri Tahu Modern di Binjai
- 02 Agt 2026 17:16 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Binjai - Rumah Olahan Kedelai Indonesia (ROKI) di Kelurahan Suka Ramai, Kecamatan Binjai Barat, Kota Binjai, diharapkan menjadi pusat inovasi, riset, dan pemberdayaan bagi pelaku usaha tahu. Kehadiran ROKI juga menjadi upaya mendorong modernisasi industri tahu yang selama ini masih didominasi sistem produksi tradisional.
Penasihat Rumah Olahan Kedelai Indonesia (ROKI), Sugihartati, mengatakan pembentukan ROKI berawal dari keresahan terhadap kondisi sentra produksi tahu di Kampung Tahu Binjai yang masih menggunakan metode pengolahan tradisional.
Menurutnya, kondisi tersebut mendorong Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Sumatera Utara bersama berbagai pemangku kepentingan, termasuk Yayasan Aksi Baik, menghadirkan inovasi berupa rumah produksi yang didukung mesin pengolahan bantuan Bank Indonesia.
| Baca juga: Pentingnya Kemasan Baru, Daya Pikat Baru |
"Pembuatan ROKI ini sebenarnya dimulai dari keresahan kita sebagai masyarakat. Di Kampung Tahu Binjai sistem pengolahannya masih sangat tradisional. Karena itu MES Sumut berkolaborasi dengan banyak stakeholder hingga akhirnya hadir mesin yang diinisiasi oleh Bank Indonesia," kata Sugihartati kepada RRI, Jumat, 31 Agustus 2026.
Ia menjelaskan, dengan kapasitas mesin yang tersedia saat ini, ROKI mampu memproduksi sekitar 500 kilogram tahu per hari. Produksi tersebut akan dikelola dengan sistem bisnis, sekaligus menjadi sarana edukasi bagi pelaku usaha yang ingin menerapkan proses produksi tahu yang lebih higienis dan modern.
Menurut Sugihartati, ROKI tidak hanya berfungsi sebagai rumah produksi, tetapi juga akan menjadi pusat pembelajaran bagi masyarakat, tempat riset, serta wadah pengembangan inovasi di sektor pengolahan kedelai.
| Baca juga: Makna Simbolik dibalik Logo |
"Kami ingin membantu pemerintah mendorong para pelaku usaha tahu agar menerapkan proses produksi yang lebih higienis. ROKI diharapkan menjadi salah satu percontohan industri tahu dengan konsep yang lebih modern," ujarnya.
Ke depan, ROKI juga akan bekerja sama dengan para pengusaha tahu, pemerintah, perguruan tinggi, hingga berbagai pemangku kepentingan lainnya dalam mengembangkan inovasi dan pemberdayaan masyarakat.
Sugihartati berharap kehadiran ROKI mampu melahirkan pelaku usaha tahu yang lebih kompetitif sekaligus menjadi solusi peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pendekatan pemberdayaan dari bawah (bottom-up).
"Harapan kami, dari ROKI akan lahir pengusaha-pengusaha yang mumpuni dan ROKI bisa menjadi salah satu alternatif solusi agar masyarakat dapat naik kelas secara ekonomi," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....