Perusahaan Energi China Ubah Sampah Kota Jadi Sumber Energi

  • 26 Jun 2026 12:54 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Chongqing – Delegasi media dari Sumatera mengunjungi Sanfeng Environment Group Corp pada kunjungan hari kedua di Chongqing, China, Selasa 23 Juni 2026. Perusahaan yang masuk dalam daftar 500 besar perusahaan energi baru global itu dikenal sebagai salah satu pelaku utama pengolahan sampah menjadi energi listrik di China.

Sanfeng Environment mengembangkan teknologi pembakaran sampah untuk menghasilkan listrik, dan fokus pada pengolahan sampah perkotaan. Perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Shanghai ini mengelola puluhan proyek pembangkit listrik tenaga sampah di China maupun luar negeri.

Saat kami memasuki area pabrik, tidak ada tercium aroma sampah. Lingkungan perusahaan yang memulai bisnis pada tahun 1998 ini tampak bersih dan wangi seperti perkantoran modern.

"Kami mengelola sampah rumah tangga dengan sistem tertutup, sehingga aroma tidak tercium ke lingkungan sekitar. Sampah dibakar secara otomatis tanpa tambahan bahan bakar pada suhu sekitar 850 derajat Celsius," ujar seorang perwakilan dari Sanfeng Environment, saat menerima kunjungan delegasi media dari Sumatra yang dibawa Konsulat Jenderal Tiongkok di Medan.

Penampakan sampah yang dikelola Sanfeng Environment, Selasa 23 Juni 2026 (Foto: RRI/Besty Simatupang)

Proyek Unggulan

Salah satu proyek unggulan Sanfeng Environment adalah Pusat Lingkungan Hidup Yulin di Chongqing yang mulai beroperasi pada 2021. Fasilitas tersebut memiliki empat jalur pembakaran dengan kapasitas pengolahan sampah mencapai 3.000 ton per hari, dan didukung sistem operasi cerdas berbasis teknologi digital.

Hingga kini, Sanfeng Environment telah berinvestasi pada 56 proyek pembangkit listrik tenaga sampah di China, dengan kapasitas pengolahan sekitar 60.900 ton sampah rumah tangga per hari. Teknologi dan peralatan yang dikembangkan perusahaan juga telah digunakan pada 268 proyek di 12 negara, termasuk Amerika Serikat, India, Thailand, Vietnam, Sri Lanka, Ethiopia, dan Jerman.

Secara keseluruhan, kapasitas pengolahan sampah yang menggunakan teknologi Sanfeng mencapai lebih dari 240.000 ton per hari. Keberhasilan Sanfeng Environment menunjukkan bagaimana pengelolaan sampah dapat diintegrasikan dengan produksi energi terbarukan, sekaligus menjadi salah satu solusi untuk mengurangi beban lingkungan di kawasan perkotaan.

Rombongan jurnalis dari Sumatra bersama Konsulat Jenderal Tiongkok di Medan, berfoto di Sanfeng Environment Group Corp, Chongqing, China, Selasa 23 Juni 2026 (Foto: RRI/Besty Simatupang)
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....