Melihat Robot Tahan Ledakan Pertama di Dunia, Mampu Deteksi Gas-Ancaman Bahaya

  • 23 Jun 2026 10:07 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Chongqing – Tim jurnalis dari Pulau Sumatera meninjau pabrik robot dalam kunjungannya di Chongqing, China, Senin 22 Juni 2026. Rombongan yang dibawa Konsulat Jenderal Tiongkok di Medan disambut oleh Zhang dan Xie.

Di area pabrik yang dikelola oleh Perusahaan Sevnce Robotics (Qiteng Robotics) tersebut, aktivitas produksi terlihat tidak begitu sibuk. Beberapa teknisi yang terdiri dari anak-anak muda di Kota Chongqing, merakit berbagai komponen robot. Sebagian dari mereka memasang sensor, dan beberapa lainnya memperbaiki robot yang rusak.

Xie menjelaskan perusahaan ini memiliki lebih dari 300 teknisi. Perusahaan fokus pada penelitian, pengembangan, perbaikan, dan kustomisasi robot sesuai kebutuhan pelanggan.

Robot-robot ini ada yang bertipe kaki empat, robot beroda, hingga robot yang bisa menyemprot air dengan jarak yang cukup jauh. Ia mengatakan robot robot ini anti bahan peledak. Koleksi robot mereka ini menjadi gambaran nyata bagaimana Tiongkok terus melaju menjadi salah satu pusat perkembangan teknologi robotika dunia.

“Perusahaan ini berdiri pada tahun 2010. Sekarang menjadi salah satu produsen robot industri terkemuka yang fokus menciptakan robot untuk menggantikan manusia dalam pekerjaan berisiko tinggi,” katanya.

Ia mengatakan perjalanan teknologi perusahaan ini dimulai dari sesuatu yang sederhana. Saat pertama kali didirikan, pemiliknya mulai belajar di bidang perangkat lunak. Sang pendiri bahkan saat itu masih berusia 21 tahun, dan berstatus mahasiswa ketika mulai merintis usaha tersebut.

“Saat ini perusahaan telah memperoleh lebih dari 370 hak kekayaan intelektual. Kami juga berpartisipasi dalam penyusunan lebih dari 60 standar industri, serta meraih lebih dari seratus penghargaan tingkat nasional dan provinsi/kementerian,” kata Xie.

Delegasi media Sumatera mengunjungo Sevnce Robotics, pabrik robot di Chongqing, China, Senin 22 Juni 2026 (Foto: Dokumentasi Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok di Medan)

Xie menuturkan, setiap tahun inovasi terus dilakukan. Transformasi besar terjadi pada 2021, ketika perusahaan memperdalam pengembangan teknologi robot dan memasuki tahap produksi yang lebih masif. Fokusnya jelas, yakni menciptakan robot yang dapat menggantikan manusia di lingkungan kerja berbahaya.

Tahun lalu, Sevnce Robotics telah memproduksi lebih dari 3.000 unit robot. Jumlah itu diproyeksikan terus meningkat di tahun depan, hingga mencapai 10.000 unit robot per tahun.

Robot yang dihasilkan mereka adalah robot tahan ledakan pertama di dunia. Robot ini dirancang khusus untuk bekerja di lingkungan berisiko tinggi seperti kilang minyak, pabrik petrokimia, hingga fasilitas gas alam.

Robot tersebut dilengkapi berbagai sensor canggih yang mampu mengambil gambar, merekam video, mendeteksi suhu, hingga mengenali keberadaan gas dan bau tertentu yang berpotensi membahayakan manusia. Teknologi ini menjadi solusi bagi industri yang selama ini harus mengirim pekerja ke area berbahaya untuk melakukan inspeksi.

“Tujuan utama kami adalah menggantikan manusia pada pekerjaan yang berisiko tinggi,” kata Xie.

Menariknya, hampir seluruh robot yang diproduksi Sevnce Robotics dapat disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan. Setiap proyek memiliki spesifikasi berbeda, mulai dari kemampuan sensor, jenis roda, daya tahan suhu, hingga perangkat lunak yang digunakan.

Kepercayaan dunia internasional terhadap perusahaan ini terus meningkat. Produk Sevnce Robotics telah digunakan di berbagai negara seperti Qatar, Arab Saudi, Irak, Kanada, Singapura, Malaysia, dan sejumlah negara Timur Tengah lainnya.

Tingkat pengakuan terhadap perusahaan ini semakin terlihat ketika Presiden Tiongkok, Xi Jinping, melakukan kunjungan dan menyaksikan langsung perkembangan teknologi robot yang dikembangkan perusahaan pada 2024.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....