Warisan Sejarah Islam Dibalik Makam Datuk Kota Bangun

  • 22 Jun 2026 18:39 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan – Di balik gerbang berwarna kuning dan hijau yang mencolok di Gang Keluarga II, tersimpan warisan sejarah Islam yang tak ternilai bagi Kota Medan. Makam Datuk Kota Bangun adalah salah satu tempat keramat yang berada di Gang Keluarga II, Kelurahan Kota Bangun, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan.

Makam ini merupakan tempat peristirahatan seorang penyebar agama Islam di Kota Medan, yakni Syeikh Syaid Muhammad Ibnu Attahir Al-Jufri. Syekh Datuk Kota Bangun adalah salah satu ulama yang berperan dalam menyebarkan agama Islam di wilayah Sumatera Utara.

Beliau juga menjadi guru bagi pendiri Kota Medan. (An-Nur) Syekh Datuk Kota Bangun memiliki hubungan yang erat dengan pendiri Kota Medan, yaitu Guru Patimpus Sembiring Pelawi, seorang pemimpin dari suku Karo yang bermukim di dataran tinggi Tanah Karo.

Makam ini terletak di Gang Keluarga II, Kelurahan Kota Bangun, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, Sumatera Utara, tepat di tepian sungai dekat Jembatan Gantung Kota Bangun. Nama kelurahan itu pun diambil dari nama sang ulama yaitu Kota Bangun.

Pada sekitar tahun 1590 M, Guru Patimpus membuka hutan dan mendirikan kampung di pertemuan dua anak sungai: Deli dan Babura suatu peristiwa yang tak lepas dari pengaruh ajaran Syekh Datuk Kota Bangun yang terlebih dahulu mengislamkan sang pendiri Kota Medan tersebut.

Makam ini memiliki nuansa paduan warna hijau dan kuning. Makam tersebut berbentuk persegi panjang dan terlihat dipenuhi bebatuan.

Warna pada elemen desain yang tertera pada objek menggambarkan ciri khas kesultanan melayu yaitu kuning keemasan dan pada tipografi teks yang berkarakter tegas dan modern sehingga mudah di baca, dan warna kuning pada teks di atas latar belakang hijau bertujuan untuk menciptakan kontras yang tinggi.

Adapun dari bentuk geometrinya yang berbentuk persegi panjang, dari segi non geometrinya yaitu memiliki ornament kerawang yang menunjukkan detail seni karya tradisional. Dari lay out nya terdapat pada tulisan Makam Datuk Kota Bangun yang di tempatkan pada posisi tengah atas sebagai pusat informasi utama.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....