Kemkomdigi Gelar Pelatihan Jaringan Fiber Optik untuk Siswa SMK

  • 14 Jun 2026 11:18 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital (DJID) Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menyelenggarakan pelatihan jaringan fiber optik untuk siswa SMK, sebagai bagian dari mendukung target pembangunan infrastruktur fixed broadband nasional. Pemerintah menargetkan penetrasi layanan fixed broadband mencapai 50 persen populasi Indonesia pada periode 2025–2029.

Direktur Jenderal Infrastruktur Digital Kemkomdigi Wayan Toni Supriyanto menjelaskan, upaya untuk mencapai target tersebut tidak hanya membutuhkan pembangunan perangkat dan jaringan, tetapi juga dukungan sumber daya manusia yang kompeten. Ia mengatakan penggelaran infrastruktur digital tidak hanya soal perangkat dan kabel, tetapi juga sumber daya manusia.

"Karena itu, kami melihat pelatihan seperti ini penting untuk menyiapkan tenaga-tenaga terampil yang nantinya dapat mendukung pembangunan dan pemeliharaan jaringan di daerah masing-masing," ucap Wayan, di SMK Multi Karya Medan, Sabtu 13 Juni 2026.

Menurut Wayan, perkembangan teknologi telekomunikasi saat ini telah memasuki era dominasi fiber optik yang membuka peluang usaha dan lapangan kerja baru di berbagai daerah.

"Ini membuat peluang bisnis dan juga peluang usaha menjadi partner-partner bagi ribuan penyelenggara telekomunikasi yang ada di Indonesia," ujar Wayan.

Pelatihan yang digelar DJID Kemkomdigi di Kota Medan ini diikuti oleh 40 peserta, terdiri atas 20 siswa SMK Multi Karya Medan dan 20 siswa SMK Negeri 4 Medan. Para peserta memperoleh pembekalan mengenai instalasi, penyambungan (splicing), pengujian, hingga pemeliharaan jaringan fiber optik sesuai kebutuhan industri telekomunikasi saat ini.

"Melalui pelatihan ini para peserta akan memperoleh pengetahuan dan keterampilan dasar mengenai instalasi, penyambungan, pengujian dan pemeliharaan jaringan fiber optik yang relevan dengan kebutuhan industri fiber optik yang saat ini sedang maju di Indonesia,” kata Wayan.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan vokasi, Kemkomdigi juga menyerahkan perangkat praktik instalasi fiber optik kepada SMK Multi Karya Medan dan SMK Negeri 4 Medan, agar dapat dimanfaatkan dalam kegiatan pembelajaran secara berkelanjutan. Selain pelatihan tatap muka, peserta juga dapat melanjutkan pembelajaran melalui platform Learning Management System (LMS) yang disiapkan Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital.

Melalui pelatihan ini, Kemkomdigi berharap semakin banyak talenta muda daerah yang tidak hanya menjadi pengguna teknologi digital. Tetapi juga menjadi pelaku utama yang menjaga keberlanjutan konektivitas Indonesia hingga ke pelosok negeri.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....