Gaya Arsitektur Visual, Pengaruhi Minat Pengunjung Kuliner

  • 29 Mei 2026 09:47 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan – Pentingnya desain visual dengan menonjolkan keberanian elemen warna dan berbagai aksen pada fasad serta interior utamanya ternyata memiliki pengaruh yag cukup besar pada sebuah bangunan terutama usaha kuliner untuk menarik pengunjung. Inovasi visual ini bukan sekadar dekorasi, melainkan upaya modernisasi estetika yang dirancang untuk menciptakan kedalaman tekstur dan permainan cahaya yang lebih dinamis.

Salah satunya pada Restoran Delima Chinese Food. Restoran Delima Chinese Food menggunakan material dengan finising glossy pada pilar-pilar merah memberikan kesan futuristik tanpa menanggalkan akar budaya Tionghoa yang kental di Kota Medan.

Bentuk bangunan yang didominasi oleh garis vertikal tegas dan lengkungan simetris pada area pintu masuk memiliki makna mendalam tentang stabilitas dan kemakmuran yang berkelanjutan. Dalam elemen desain, penggunaan warna merah yang dominan secara psikologis berfungsi untuk meningkatkan nafsu makan sekaligus melambangkan energi serta keberuntungan.

Sementara, aksen emas yang ditempatkan pada titik-titik fokal bangunan memberikan kesan prestisius dan mempertegas detail ornamen agar tetap terlihat menonjol meski dipandang dari kejauhan di tengah padatnya lalu lintas kota.

Dilansir dari laman resmi Dinas Pariwisata Kota Medan, terdapat peningkatan signifikan dalam kunjungan warga ke destinasi kuliner yang mengedepankan aspek arsitektur ikonik dan estetika visual sebagai daya tarik wisata perkotaan . Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat saat ini cenderung memilih tempat yang tidak hanya menawarkan rasa, tetapi juga pengalaman visual yang dapat dinikmati secara artistik.

Salah seorang perwakilan manajemen menjelaskan pemilihan elemen desain ini sengaja dilakukan untuk menyasar generasi muda tanpa meninggalkan pelanggan setia.

"Kami ingin menghadirkan suasana di mana warna merah ini tidak terlihat kuno. memadukan pencahayaan LED modern bertujuan agar setiap sudut bangunan memiliki 'nyawa' saat difoto, namun tetap mempertahankan makna filosofis kunjungan kesejahteraan bagi siapa pun yang datang," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....