Analisis Visual Kemasan Beras SPHP Bulog

  • 22 Mei 2026 14:28 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan – Perum Bulog sebagai badan usaha milik negara yang bergerak di bidang pangan terus berupaya meningkatkan kualitas layanan, termasuk melalui desain kemasan beras yang lebih informatif dan mudah dikenali masyarakat.

Kemasan beras Bulog mengusung konsep desain yang sederhana namun tetap fungsional. Pendekatan ini dipilih agar seluruh lapisan masyarakat dapat dengan mudah memahami isi produk tanpa kebingungan. Kesederhanaan tersebut justru menjadi kekuatan utama dalam menyampaikan informasi secara efektif.

Dilansir dari Anataranews.com, Perum Bulog menegaskan penggunaan kemasan seragam pada beras Stabilitas pasokan dan harga pangan (SPHP) ukuran 5 kilogram akan memudahkan distribusi, meningkatkan keterjangkauannya serta menjaga kualitas beras secara merata di seluruh wilayah.

Dari segi visual, kemasan Bulog umumnya didominasi warna-warna netral seperti putih atau transparan, yang kemudian dipadukan dengan aksen biru dan hijau sebagai identitas khas. Kombinasi ini menciptakan kesan bersih, terpercaya, dan dekat dengan unsur alam.

Beberapa elemen utama dalam desain kemasan ini meliputi visualisasi produk berupa gambar padi atau beras yang ditampilkan secara jelas, sehingga konsumen langsung memahami isi kemasan. Selain itu, logo Bulog ditempatkan secara strategis untuk memperkuat identitas brand. Informasi seperti jenis beras, berat bersih, dan kualitas juga disusun dengan tipografi sederhana agar mudah dibaca.

Pendekatan desain ini mencerminkan prinsip komunikasi visual yang efektif, di mana informasi disampaikan secara langsung tanpa elemen yang berlebihan. Konsumen tidak perlu menghabiskan waktu lama untuk memahami produk yang mereka beli.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya Bulog dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap distribusi pangan nasional.

Dengan kemasan yang sederhana namun tetap informatif dan estetis, Bulog mampu mempertahankan perannya sebagai penyedia kebutuhan pokok yang dapat diandalkan oleh masyarakat Indonesia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....