Tarian Tradisional Sebagai Denyut Nadi Kebudayaan Bangsa

  • 28 Apr 2026 11:21 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan – Tarian tradisional sejatinya masih menjadi denyut nadi kebudayaan yang menegaskan identitas bangsa. Gerak, irama, dan simbol yang terkandung di dalamnya bukan sekadar ekspresi estetika, melainkan juga cerminan nilai, filosofi, dan sejarah panjang masyarakat Nusantara.

Tarian tradisional lahir dari interaksi antara manusia dan lingkungannya. Setiap gerakan tangan, hentakan kaki, hingga busana yang dikenakan menyimpan makna mendalam. Di Sumatera Utara misalnya, Tari Serampang Dua Belas bukan hanya menggambarkan keceriaan dan semangat muda, tetapi juga mengandung pesan moral tentang kesopanan, kasih sayang, dan keharmonisan dalam menjalin hubungan sosial.

Dosen seni pertunjukan Universitas Negeri Medan, Dr. Ria Sari, M.Sn, mengatakan tarian tradisional memiliki fungsi ganda sebagai media hiburan dan sebagai sarana pendidikan budaya.

“Melalui tarian, generasi muda diajak memahami sejarah, nilai adat, dan filosofi kehidupan masyarakatnya. Namun, tidak semua daerah memiliki ruang yang cukup untuk menghidupkan kembali tradisi ini,” ujarnya kepada RRI Medan.

Ia juga menjelaskan seseorang akan banyak belajar diantaranya disiplin, kerja sama, dan menghargai perbedaan. Hal itu merupakan nilai sosial yang sejatinya dibutuhkan oleh masyarakat modern saat ini.

Saat ini banyak tarian tradisional yang diadaptasi dengan sentuhan modern tanpa menghilangkan unsur aslinya. Di berbagai festival seni daerah, kolaborasi antara tarian tradisional dan musik kontemporer menjadi daya tarik tersendiri.

Misalnya, perpaduan Tari Saman dengan musik elektronik berhasil menarik minat generasi muda yang selama ini mungkin merasa jauh dari seni tradisional.

Menurut data Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), terdapat lebih dari 400 jenis tarian tradisional yang tercatat di seluruh Indonesia. Dari jumlah itu, sebagian besar masih diajarkan melalui jalur informal seperti sanggar dan komunitas seni.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....