Pentingnya Komunikasi Interpersonal dalam Keluarga
- 02 Mar 2026 14:22 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan – Komunikasi keluarga menjadi fondasi utama dalam membentuk masyarakat yang sehat dan harmonis. Hal ini ditegaskan oleh pakar komunikasi Indonesia, Prof. Dr. Hafied Cangara, dalam bukunya yang berjudul "Komunikasi Keluarga (Family Communication)". Dalam buku tersebut, Cangara menyoroti pentingnya komunikasi interpersonal dalam keluarga sebagai penopang kestabilan emosional, nilai, dan norma sosial dalam kehidupan bermasyarakat.
Menurut Cangara, komunikasi dalam keluarga tidak hanya sekadar bertukar pesan, melainkan proses interaksi yang melibatkan emosi, nilai, dan pemahaman antarpersonal. Ia menjelaskan bahwa keluarga adalah institusi sosial pertama tempat individu belajar berkomunikasi. Dalam lingkungan keluarga, seseorang membentuk identitas diri, mengenal peran sosial, serta membangun keterampilan komunikasi dasar yang akan terbawa sepanjang hidup.
Dalam analisis bukunya, Cangara membagi komunikasi keluarga ke dalam beberapa bentuk: komunikasi antar pasangan (suami-istri), komunikasi orang tua dan anak, serta komunikasi antarsaudara. Masing-masing bentuk memiliki dinamika dan tantangan tersendiri. Misalnya, komunikasi antara orang tua dan anak dipengaruhi oleh perbedaan generasi dan cara pandang terhadap teknologi, pendidikan, dan budaya.
Salah satu kekuatan buku Hafied Cangara adalah pendekatannya yang holistik. Ia tidak hanya menjelaskan komunikasi keluarga dari sisi teori, tetapi juga memberikan ilustrasi kasus, pendekatan psikologis, serta konteks budaya Indonesia. Ini menjadikan bukunya relevan dan aplikatif bagi pembaca dari berbagai latar belakang, terutama dalam menghadapi tantangan komunikasi modern dalam keluarga digital.
Namun, buku ini juga memiliki kekurangan. Dalam beberapa bagian, bahasan mengenai komunikasi keluarga terasa terlalu teoritis dan kurang mendalam jika dibandingkan dengan subbab lain seperti komunikasi politik atau komunikasi massa. Selain itu, referensi terhadap studi empiris terkini tentang dinamika keluarga Indonesia masih terbatas, sehingga pembaca membutuhkan bahan tambahan untuk analisis lebih lanjut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....