Bukan Pelit Hanya Berhemat

  • 27 Feb 2026 08:53 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan – Di tengah gaya hidup konsumtif yang terus digaungkan media sosial, beberapa kalangan anak muda tetap memilih hidup hemat. Hal ini dikenal dengan istilah Frugal Living, gaya hidup yang mengutamakan efisiensi tanpa mengorbankan kualitas hidup.

Menurut Wikipedia Frugal living atau gaya hidup minimalis merujuk kepada sejumlah praktik sukarela untuk menyederhanakan hidup seseorang. Saat ini Frugal Living kini menjadi tren baru, terutama di kalangan generasi Z.

Gaya hidup ini bukan berarti pelit atau hidup dalam kekurangan, melainkan bijak mengelola keuangan dan membelanjakan uang sesuai kebutuhan. Tujuannya jelas, untuk menghindari pemborosan dan membangun masa depan yang lebih stabil secara finansial.

Arka, Seorang pekerja, mengatakan sudah menerapkan gaya hidup seperti ini selama 3 tahun. Menurutnya, Frugal Living itu bukan menahan diri semata tetapi tentang tahu prioritas.

“Daripada beli tas kerja murah tapi cepat rusak, lebih baik beli yang berkualitas sekali saja. Hemat jangka panjang” ujarnya.

Hal yang sama juga disampaikan Tya, mahasiswa semester 6. Menurutnya, sejak dirinya menerapkan gaya hidup frugal living, ia bisa menabung.

Prinsip Frugal Living juga sejalan dengan nilai-nilai agama.

Dalam Al-Qur’an surat Al-Isra’ ayat 26-27, Allah melarang umat-Nya berlaku boros dan menghambur-hamburkan harta. Hidup hemat adalah bentuk syukur dan rasa cukup terhadap rezeki yang ada.

Frugal Living bukan hanya strategi bertahan hidup di tengah ketidakpastian ekonomi, tapi juga cerminan gaya hidup visioner. Memilih sederhana hari ini demi kehidupan yang lebih mapan esok hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....