Budaya Bicara Keras Ciri Khas Warga Medan

  • 07 Jan 2026 15:40 WIB
  •  Medan

KBRN, Medan: Indonesia adalah negara yang kaya akan budaya dan adat istiadat. Setiap daerah juga memiliki ciri khas dalam komunikasi. Salah satu yang dikenal dengan Kota Medan, merupakan daerah yang memiliki gaya komunikasi unik dan khas. Ciri yang paling menonjol adalah cara bicaranya yang keras dan tegas. Hal ini bukan karena kemarahan atau emosi, tetapi merupakan karakter dan budaya orang Medan dalam berinteraksi. Suara lantang dianggap sebagai bentuk keakraban, keterbukaan, dan ekspresi spontan yang menunjukkan kejujuran dalam berbicara.

Dilansir dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, karakteristik tutur kata masyarakat di Sumatera Utara, khususnya etnis Batak, dipengaruhi oleh sistem sosial yang menekankan nilai keberanian dan keterusterangan. Budayalangsung pada intinyamembuat masyarakat Medan terbiasa berbicara apa adanya tanpa banyak basa-basi. Bentuk komunikasi seperti ini dianggap efisien dan mencerminkan kedekatan emosional antar warga.

Mhd Habib Prasetyo, seorang Mahasiswa di Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, menjelaskan gaya bicara keras pada masyarakat Medan merupakan ekspresi budaya yang lahir dari kebiasaan sosial, turun-temurun. “Orang Medan kalau bicara keras itu bukan marah, tapi menandakan keakraban. Cara berbicara seperti ini tumbuh dari budaya terbuka dan rasa percaya diri yang tinggi,” ujarnya.

Ditambahkannya, gaya bicara seperti ini sudah menjadi identitas sosial yang sulit dipisahkan dari masyarakat Medan.

Sementara itu, Rahmawati Wijaya, warga Medan, yang bekerja sebagai pedagang, mengatakan masyarakat dari luar daerah sering salah paham dengan gaya bicara warga Medan. “Kalau kami bicara keras, itu tanda semangat. Kadang orang luar pikir kami marah, padahal cuma ngobrol biasa,” ungkapnya.

Ia juga menilai gaya bicara keras justru mempererat hubungan sosial antar warga, karena terasa lebih jujur dan terbuka. Budaya berbicara keras ini pada dasarnya menunjukkan karakter masyarakat Medan yang tegas, berani, dan apa adanya. Sebagai generasi muda, sudah sepatutnya kita menghargai keberagaman budaya komunikasi di Indonesia tanpa menilai dari satu sisi saja, karena di balik suara lantang warga Medan, tersimpan kehangatan dan rasa persaudaraan yang kuat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....