Masyarakat Ramaikan Pesta Tapai Batu Bara Sambut Ramadan
- 07 Jan 2026 14:49 WIB
- Medan
KBRN, Medan: Pesta Tapai lazim dilaksanakan masyarakat Kabupaten Batu Bara, guna menyambut Bulan Suci Ramadhan. Dua minggu menjelang bulan suci Ramadan, masyarakat Kabupaten Batu Bara akan menggelar tradisi yang sudah melekat secara turun temurun. Kegiatan ini bukan hanya ajang berkumpul dan bersilaturahmi, tetapi juga menjadi simbol rasa syukur dan cara masyarakat menyambut datangnya bulan penuh berkah.
Pesta tapai dilaksanakan selama dua minggu penuh. Suasana di sepanjang jalan utama Desa Mesjid Lama dan Desa Dahari Selebar, tampak deretan pedagang memenuhi sisi jalan, menjajakan beragam kuliner khas daerah. Tak hanya tapai pulut hitam yang menjadi ikon utama acara ini, tetapi juga lemang, kue tradisional, dan berbagai makanan khas Batu Bara lainnya.
Salah satu keunikan pesta tapai ini adalah pemandangan warga yang membakar lemang di tepi halaman rumah sambil berjualan tapai. Asap pembakaran berpadu dengan aroma manis tapai menciptakan suasana hangat dan khas yang hanya ditemui dalam sekali setahun.
Bu Siti Aisyah, salah satu warga setempat, mengatakan Pesta Tapai, selalu menjadi momen yang paling dinanti oleh masyarakat.
“Biasonyo duo minggu sebelum Ramadan, jalanan sudah ramai. Orang-orang datang bukan cuman dari sekitar sini ajo, tapi jugo dari daerah lain datang kemai . Kami sonang sekali bisa jualan sambil berbagi suasana bahagia dan berkah ini ,” ujarnya.
Tradisi ini bukan hanya sekadar pesta rakyat, tetapi juga bentuk pelestarian budaya. Menurut tokoh masyarakat, Pak Hamzah, Pesta Tapai sudah ada sejak puluhan tahun lalu dan menjadi bagian dari identitas warga Batu Bara.
“Kami oang tuo tuo nih ingin budak mudo tahu, tradisi ini bukan hanyo sekodo jualan atau makan-makan sajo. Inilah dio cara kami menyambut Ramadan dengan kebersamaan dan raso syukur,” katanya.
Meski zaman terus berubah, semangat masyarakat Batu Bara untuk menjaga budaya tetap kuat. Pesta Tapai bukan hanya tentang cita rasa, tetapi juga tentang nilai kebersamaan, kekeluargaan, dan pelestarian warisan leluhur yang terus hidup hingga kini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....