Mulai Hidup Ramah Lingkungan Dengan Bawa Tumbler Sendiri

  • 12 Des 2025 15:32 WIB
  •  Medan

KBRN, Medan: Perubahan iklim yang terjadi akhir-akhir ini dibeberapa wilayah di Indonesia hingga cuaca ekstrem ditambah dengan sampah plastik yang menumpuk di bumi, menjadi pemicu lahirnya tren gaya hidup hijau dikalangan anak muda. Tren gaya hidup hijau kini semakin digemari, salah satu langkah kecil yang menjadi bukti nyata tren gaya hidup hijau adalah membawa tumbler sendiri.

Sejalan dengan upaya pemerintah dalam mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, tren gaya hidup hijau dengan membawa tumbler sendiri bukan lagi hal yang jarang terlihat di lingkungan sosial masyarakat. Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Indonesia menghasilkan sekitar 68,5 juta ton sampah per tahun, dan 18,5 persen di antaranya adalah sampah plastik.

Dilansir dari menlhk.go.id, Menteri LHK, Siti Nurbaya Bakar, menegaskan pemerintah menargetkan penghentian bertahap penggunaan plastik sekali pakai hingga tahun 2029. Langkah ini dilakukan untuk mengatasi sampah dari kemasan yang sulit dikumpulkan, tidak bernilai ekonomis, dan berpotensi mencemari lingkungan.

Membawa tumbler ke mana pun menjadi bukti bentuk kepedulian. Dengan satu tumbler, artinya dapat menghemat puluhan botol plastik setiap bulan. Saat ini, desain tumbler juga disediakan dalam beragam bentuk yang kekinian. Bahkan banyak kedai kopi dan gerai minuman yang memberi potongan harga bagi pelanggan yang membawa wadah minum sendiri.

Beberapa daerah di Indonesia sudah mulai tegas menerapkan kebijakan bebas plastik. Provinsi Bali, misalnya, telah melarang penggunaan kantong plastik, sedotan plastik, dan styrofoam sejak 2018. Dukungan masyarakat terhadap kebijakan ini terbukti mengurangi timbunan sampah plastik secara signifikan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....