Fira Sinuraya Wakili Sumut di Program Pertukaran Pemuda Antar Negara
- 09 Agt 2024 19:35 WIB
- Medan
KBRN, Medan: Fira Janice Natasha Sinuraya, putri daerah asal Medan, terpilih untuk mewakili Sumatera Utara dalam Program Pertukaran Antar Negara (PPAN) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) tahun 2024.
PPAN merupakan inisiatif kerja sama persahabatan antara Indonesia dengan beberapa negara, termasuk Jepang, Singapura, Korea, Australia, dan beberapa negara lainnya. Salah satu bagian dari PPAN yang bekerja sama dengan Jepang dikenal sebagai The Ship for Southeast Asian and Japanese Youth Program (SSEAYP).
Fira akan berpartisipasi dalam program The Ship for Southeast Asian and Japanese Youth (SSEAYP). Sebagai perwakilan Sumatera Utara, Fira memiliki misi khusus untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan potensi Sumatera Utara di kancah internasional.
"Dalam memperkenalkan Sumatera Utara, Fira akan fokus pada pariwisata, produk ekspor unggulan, serta berbagai kuliner khas Sumatera Utara. Semua ini akan diperkenalkan selama Country Program di Jepang, Vietnam, dan Indonesia, serta saat berlayar dengan kapal Nippon Maru," kata Fira kepada RRI pada Jumat (9/8/2024).
Lulusan Fakultas Hukum Universitas Indonesia ini juga memiliki rencana otentik dalam memperkenalkan budaya Sumatera Utara, terutama budaya Karo, yang merupakan identitas kulturalnya.
"Fira berencana meng-highlight budaya Karo, karena Fira sendiri merupakan orang Karo. Kebudayaan Karo akan diperkenalkan melalui baju adat Karo (full set), beberapa bahan dan barang dari Karo yang bekerja sama dengan Disbudporapar Tanah Karo, seperti Uis Nipes, Rumah Adat Karo, oukup (herbal sauna kering tradisional Karo), kopi Karo, dan Gundala," ujar wanita berusia 21 tahun itu.
Selain itu, Fira juga akan aktif memperkenalkan budaya-budaya lain di Sumatera Utara melalui souvenir yang akan diberikan dari Dinas Pariwisata Sumatera Utara.
"Meskipun pakaian utama Fira merupakan highlight budaya Karo, nantinya Fira akan mengenakan baju berbasis Uis Nipes merah, tetapi di dalam baju tersebut terdapat delapan gambaran suku yang ada di Sumatera Utara," jelasnya.
Bagi Fira, kesempatan untuk mewakili dan mengabdi bagi Indonesia di forum internasional adalah impian yang menjadi kenyataan.
"Kita tidak bisa memilih di mana kita dilahirkan, tapi kita bisa memilih bagaimana cara kita mengabdi. Selama ini, Fira hanya mengabdi di dalam lingkup kampus yang menyanjung nama ‘UI’ di forum nasional. Sekarang, setelah lulus pada Maret 2024, Fira mencoba SSEAYP untuk bisa mengabdi dan membanggakan Indonesia di forum internasional," tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....