WCICO Tawarkan Kolaborasi dengan Media Indonesia

  • 25 Jun 2026 12:36 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Chongqing – Pusat Komunikasi Internasional China Barat atau Western China International Communication Organization (WCICO) menawarkan peluang kerja sama dengan media di Indonesia, untuk memperkuat pertukaran informasi dan kolaborasi produksi konten.

Peluang kerja sama tersebut disampaikan Deputy General Manager WCICO, Sang Jian, bersama Deputy Director iChongqing, Bridget Yang, dalam pertemuan dengan delegasi media dari Sumatra, saat berkunjung ke markas WCICO di Chongqing, China, Rabu 24 Juni 2026. Para jurnalis dari berbagai daerah di Sumatra ini dibawa oleh Konsulat Jenderal Tiongkok di Medan.

Menurut Sang Jian, kolaborasi dapat mencakup pertukaran berita, produksi konten bersama, hingga penyelenggaraan kegiatan komunikasi dan promosi yang melibatkan kedua pihak.

"Kami terbuka untuk berdiskusi lebih lanjut dengan media internasional, termasuk dari Indonesia. Bentuk kerja sama bisa berupa pertukaran informasi, kolaborasi produksi konten, hingga kegiatan komunikasi bersama," ujarnya.

WCICO merupakan platform komunikasi internasional tingkat nasional yang beroperasi di bawah Chongqing Daily Newspaper Group. Organisasi ini bertugas memperkenalkan Chongqing kepada dunia melalui berbagai platform media digital.

Para jurnalis dari Sumatra berfoto di markas WCICO di Chongqing, China, Rabu 24 Juni 2026 (Foto: RRI/Dokumentasi Konsulat Jenderal Tiongkok di Medan)

Salah satu media andalannya adalah iChongqing, portal berita berbahasa Inggris yang menyajikan informasi mengenai ekonomi, bisnis, budaya, pendidikan, pariwisata, dan perkembangan teknologi, yang kini menjadi salah satu rujukan utama informasi mengenai Chongqing di mesin pencari global. Selain itu, WCICO juga mengelola platform berita ekonomi dan keuangan Bridging News.

Deputy Director iChongqing, Bridget Yang, menambahkan, jaringan media yang dikelola WCICO telah memiliki lebih dari 23 juta pengikut dari berbagai negara hingga 2025, termasuk dari kawasan ASEAN.

Dalam upaya memperluas jangkauan global, WCICO juga membangun Pos Wartawan Sabuk dan Jalur Sutra (Belt and Road Journalists Station), sebagai pusat layanan bagi wartawan asing yang datang ke Chongqing. Fasilitas tersebut memungkinkan jurnalis internasional memperoleh dukungan informasi, akses liputan, hingga peluang kolaborasi pemberitaan.

Melalui fasilitas itu pula, media dari berbagai negara berkesempatan menjalin kerja sama pertukaran konten, penyelenggaraan kegiatan bersama, maupun membangun jaringan perwakilan informasi di masing-masing negara. Termasuk Indonesia

"Kami terbuka untuk berdiskusi lebih lanjut dengan media internasional, termasuk dari Indonesia. Bentuk kerja sama bisa berupa pertukaran informasi, kolaborasi produksi konten, hingga kegiatan komunikasi bersama," ucapnya.

Menurut Bridget, melalui kerja sama tersebut, media Indonesia berpeluang memperoleh akses informasi yang lebih luas mengenai perkembangan Chongqing. Sementara WCICO dapat memperkenalkan potensi kota tersebut kepada masyarakat Indonesia melalui jaringan media nasional dan daerah.

Ke depan, pihaknya menargetkan penguatan berbagai program strategis, termasuk pengembangan stasiun televisi daring Let's Meet Network TV, pusat distribusi audiovisual China Barat, pusat pertukaran budaya pemuda internasional, platform layanan warga asing di Chongqing, serta basis operasi kreator konten global. Dengan dukungan penuh Pemerintah Kota Chongqing, komunikasi internasional kini menjadi salah satu instrumen penting dalam pembangunan kota.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....