Delegasi Islam Lihat Perkembangan Xinjiang di Bawah Inisiatif Belt and Road
- 14 Mei 2026 18:43 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Xinjiang - Delegasi Islam dari wilayah kerja Konsulat Jenderal China di Medan melanjutkan kunjungan ke Kashgar, Xinjiang, dalam rangkaian lawatan ke China, Rabu 13 Mei 2026.
Pemandu, Korban, mengatakan meski Kashgar tergolong kota kecil, wilayah tersebut memiliki posisi penting dalam Inisiatif Belt and Road. Kota ini menjadi salah satu pintu utama keterbukaan China ke arah barat.
"Kashgar merupakan wilayah beriklim kering dengan empat musim yang jelas. Musim panas di kawasan ini cenderung panas. Sedangkan musim dingin cukup dingin, dengan tingkat kelembapan rendah," katanya.
Ia menuturkan, curah hujan tahunan di Kashgar disebut hanya sekitar 152 milimeter, sementara tingkat penguapan mencapai sekitar 10 kali lipat lebih tinggi. Karena itu, cuaca cerah di kawasan tersebut terasa sangat terik, sehingga wisatawan dianjurkan memperhatikan perlindungan dari sinar matahari.
Pemandu juga memperkenalkan Kashgar sebagai “kota buah” dengan berbagai hasil pertanian khas. Delima disebut melambangkan persatuan dan kebahagiaan, sementara anggur di wilayah itu lebih banyak dikonsumsi langsung dibanding digunakan untuk pembuatan wine.
Saat ini juga mulai memasuki musim panen aprikot. Selain itu, buah ara Kashgar cukup dikenal di berbagai wilayah China. Produk lain seperti walnut dan kurma merah juga menjadi komoditas khas daerah tersebut.
Karena berada di tepi kawasan gurun, Kashgar juga dikenal sebagai “oasis Kashgar”. Masyarakat setempat sejak lama menanam pohon poplar dan berbagai pohon tinggi lain, untuk menahan angin serta pasir gurun.
Pohon-pohon tersebut tidak hanya membantu memperbaiki lingkungan. Tetapi juga dimanfaatkan sebagai bahan bangunan dan furnitur.
Dalam bidang ekonomi, penduduk perkotaan Kashgar umumnya bergerak di sektor perdagangan dan kerajinan tangan. Karena wilayah tersebut sejak lama menjadi pusat perdagangan penting di Xinjiang bagian selatan.
Sementara itu, masyarakat di daerah pinggiran kota banyak menanam sayuran seperti tomat, cabai, kentang, terong, selada dan wortel untuk memenuhi kebutuhan kota. Di wilayah pedesaan, masyarakat menanam kapas, gandum, jagung, bunga matahari dan wijen.
Pemandu secara khusus menyebut kapas Xinjiang dikenal sebagai salah satu kapas berkualitas tinggi di China. Gandum juga menjadi tanaman pangan utama karena mi khas Xinjiang seperti laghman sangat populer di wilayah tersebut.
Selain itu, jagung dan biji kapas turut dimanfaatkan untuk produksi minyak, sehingga membentuk industri pertanian yang beragam.
Banyak rumah di Kashgar hingga kini masih mempertahankan gaya arsitektur tradisional.
Kota itu juga memiliki pasar malam, bazar dan restoran khas yang memungkinkan wisatawan merasakan budaya lokal dan kuliner tradisional Xinjiang.
Kashgar memiliki sejarah sekitar 2.000 tahun dan merupakan salah satu kota penting di Jalur Sutra kuno. Karena berada di antara gurun dan pegunungan, rombongan pedagang pada masa lalu biasanya singgah di Kashgar selama satu hingga 10 hari untuk mengganti unta dan logistik sebelum melanjutkan perjalanan.
Hal itu membuat Kashgar berkembang menjadi pusat perdagangan dan pertukaran budaya penting sejak zaman dahulu. Pemandu menjelaskan Kota Tua Kashgar pernah memiliki tembok kota dan sejarahnya telah berlangsung sekitar 300 tahun.
Banyak pedagang Jalur Sutra pada masa lalu juga menulis tentang Kashgar dalam catatan perjalanan mereka. Sehingga kota tersebut menjadi salah satu simbol penting Jalur Sutra kuno.
Seiring perkembangan Belt and Road Initiative, Kashgar kini kembali memperoleh peluang pertumbuhan baru sebagai gerbang penghubung China dengan Asia Tengah dan Asia Selatan.
Kota tersebut berbatasan dekat dengan Pakistan, Afghanistan, Tajikistan dan Kirgizstan. Sehingga memiliki posisi strategis dalam sektor logistik dan perdagangan internasional.
Pemerintah setempat juga disebut terus mengembangkan infrastruktur transportasi seperti jalur kereta api, penerbangan dan jaringan kereta cepat untuk memperkuat konektivitas Kashgar dengan wilayah lain di China maupun negara sekitarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....