BYD Kembangkan Produksi Domestik, Bangun Pabrik di Indonesia
- 05 Agt 2025 23:38 WIB
- Medan
KBRN, Xi’an: KBRN, Xi’an: Perusahaan otomotif terkemuka asal Tiongkok, Build Your Dreams (BYD), terus memperkuat posisinya sebagai pemain global dalam industri kendaraan listrik. Salah satu langkah penting yang dilakukan adalah pengembangan fasilitas produksi di berbagai kota di Tiongkok, termasuk Xi’an, Provinsi Shaanxi, serta ekspansi ke negara-negara potensial seperti Indonesia.
Fasilitas produksi dan kantor BYD di Xi’an kini menjadi salah satu pilar utama dalam mendukung rantai pasok kendaraan listrik dunia. Kota ini menjadi basis strategis untuk pengembangan teknologi dan pengiriman produk ke berbagai negara.
Hingga pertengahan tahun 2025, BYD telah mencatatkan penjualan global sebesar 12.433.768 unit di lebih dari 102 negara. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.097.344 unit diekspor ke luar Tiongkok, termasuk ke Indonesia.
“Total penjualan BYD di seluruh dunia telah mencapai 12,4 juta. Dari jumlah itu, 1.097.344 unit dijual ke negara-negara di luar Tiongkok, termasuk Indonesia,” ujar Kevin, Koordinator Proyek BYD Xi’an, saat menerima kunjungan jurnalis RRI di kantor BYD Xi’an, Kamis (1/8/2025).
Indonesia menjadi salah satu pasar utama di kawasan Asia Pasifik, khususnya dalam penggunaan kendaraan listrik untuk armada taksi. Model BYD e6 menjadi tipe yang paling banyak digunakan.
“Di Indonesia, kami telah mengirimkan sekitar 2.000 hingga 3.000 unit, kebanyakan untuk layanan taksi,” ungkap Kevin.
Sebagai bagian dari ekspansi jangka panjang, BYD kini tengah membangun pabrik kendaraan listrik di Subang, Jawa Barat, yang direncanakan mulai beroperasi pada Februari 2026. Pabrik ini akan memperkuat kapasitas produksi regional serta mempercepat penetrasi pasar Asia Tenggara.
Langkah ini didukung oleh lonjakan permintaan global. Dibandingkan tahun 2024 yang mencatatkan penjualan sebesar 4.272.145 unit, data tahun 2025 menunjukkan pertumbuhan signifikan dalam adopsi kendaraan listrik.
“Untuk sekarang, pengiriman terbesar masih didominasi negara-negara Asia Pasifik. Selanjutnya Amerika Latin, Timur Tengah, Afrika, dan Eropa. Tapi Indonesia punya potensi besar,” tambah Kevin.
Dalam hal teknologi, BYD telah mengajukan 65.000 paten, menandakan fokus perusahaan terhadap inovasi. Keunggulan kompetitif BYD terletak pada efisiensi baterai dan harga yang kompetitif.
“Itulah keunggulan kami. Dalam 11 tahun terakhir, kami merasa sudah menjadi pemimpin mobil listrik dunia,” ucap Kevin.
Produk BYD hadir dalam berbagai segmen, mulai dari harga terendah sekitar 50.000 yuan, hingga model premium seperti Yangwang U8 seharga 1 juta yuan. U8 merupakan SUV listrik dengan fitur emergency floating mode, memungkinkan mobil mengapung dan bergerak di air hingga kecepatan 3 km/jam selama 30 menit.
BYD juga menghadirkan seri Tang, SUV yang dinamai dari Dinasti Tang, salah satu masa kejayaan Tiongkok yang berakar dari Xi’an. Mobil ini tersedia dalam varian plug-in hybrid (DM-i dan DM-p) dan full electric (EV), serta menjadi pilihan utama keluarga di pasar domestik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....