Patroli Maritim India-Indonesia ke-44 Ditutup, Kerjasama Multisektor Diperkuat
- 20 Jul 2025 10:38 WIB
- Medan
KBRN, Medan: KBRN, Medan: Konsulat Jenderal India di Medan menggelar penutupan patroli terkoordinasi India-Indonesia ke-44 (IND-INDO CORPAT) tahun 2025 dalam sebuah resepsi resmi di atas kapal perang India, INS SARYU, yang bersandar di Pelabuhan Belawan, Medan, Sabtu (19/7/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari kerja sama rutin di bidang pertahanan maritim antara kedua negara.
Komandan Komponen Angkatan Laut India, Phrashant Handu, menyampaikan bahwa India dan Indonesia telah melaksanakan patroli bersama di perairan perbatasan maritim selama 23 tahun. Ia menyebut latihan ini sebagai simbol kuat hubungan erat dua bangsa maritim yang memiliki sejarah panjang dan nilai budaya yang serumpun.
"Selama lebih dari dua dekade, kedua angkatan laut telah berkoordinasi menjaga perbatasan laut bersama. Kita tidak hanya memiliki kedekatan geografis, tetapi juga sejarah dan tradisi yang mirip. Ini adalah misi kebersamaan yang terus diperkuat," ujar Phrashant.
Selain dimensi keamanan, momen ini juga menjadi bagian dari peringatan 75 tahun hubungan diplomatik India-Indonesia. Menurut Phrashant, Indonesia merupakan salah satu negara pertama yang menjalin hubungan diplomatik dengan India setelah kemerdekaan. Ia juga mengungkapkan bahwa kehadiran kontingen militer Indonesia dalam parade kenegaraan di India awal tahun ini mencerminkan saling menghormati dan kekuatan diplomasi kedua negara.
Sementara itu, Konsul Jenderal India di Medan, Ravi Shanker Goel, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya menandai kerja sama di bidang keamanan, tetapi juga mencerminkan pendekatan menyeluruh India dalam mempererat hubungan dengan Indonesia.
“Hari ini, kami merayakan koneksi dalam bidang keamanan, koneksi maritim, dan latihan bersama ini membantu mengurangi insiden maritim, mengurangi perdagangan ilegal, mengurangi peredaran narkoba, serta meningkatkan interoperabilitas antara angkatan laut kedua negara. Namun selain itu, kami juga fokus pada kebudayaan, pendidikan, investasi, dan perdagangan. Komitmen kami bersifat multifaset untuk memperdalam kerja sama di sini,” kata Ravi dalam sambutannya.
Ravi turut memaparkan berbagai bentuk kolaborasi yang telah dijalin Konsulat India dengan institusi pendidikan tinggi di Sumatera. Di antaranya adalah pembukaan Bharat Corner di UIN Sumatera Utara, pengiriman dosen India ke Universitas Sumatera Utara melalui program ICCR Chair, hingga pelatihan 55 pejabat USU ke India dengan beasiswa penuh. Kerja sama pendidikan ini juga diperluas ke Universitas Syiah Kuala, Universitas Jambi, Universitas Riau, dan Universitas Bangalore.
“Ini menunjukkan komitmen kuat kami untuk kolaborasi di bidang pendidikan. Kami juga siap membantu di sektor kesehatan dan mendukung setiap kesempatan untuk memperkuat pembangunan kapasitas di sini,” ujarnya.
Di bidang ekonomi, India telah menghadirkan investasi strategis di Sumatera Utara. Salah satunya adalah investasi senilai 100 juta dolar AS oleh seorang pengusaha India, yang diproyeksikan menciptakan lapangan kerja dan membuka potensi ekspor global dari wilayah ini.
Sebagai tindak lanjut, Ravi menyampaikan bahwa delegasi bisnis dari India akan berkunjung ke Medan pada 24–25 Juli 2025 untuk mengadakan pertemuan business-to-business bersama Kadin Sumut, Kadin Medan, Wali Kota Medan, dan Gubernur Sumatera Utara.
“Kami akan mengadakan pertemuan business-to-business. Kami telah menjalin kerja sama dengan Kadin Sumut dan Kadin Medan, dan kami berharap dapat mengadakan pertemuan dengan wali kota serta gubernur,” ucap Ravi.
Di bidang kebudayaan, Ravi juga menyampaikan bahwa India secara rutin berpartisipasi dalam acara Gelar Melayu di Istana Maimun.
“Kami secara rutin berpartisipasi dalam Gelar Melayu di Istana Maimun. Pasukan India datang dan ikut serta dalam acara tersebut. Kami senang jika kami diundang lagi, kami akan dengan senang hati berpartisipasi,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....