Tiongkok Hibahkan 3,3 Triliun ke Asia Tengah

  • 19 Jun 2025 15:19 WIB
  •  Medan

KBRN, Astana: Pemerintah Tiongkok mengumumkan pemberian hibah sebesar 1,5 miliar yuan atau sekitar Rp3,3 triliun kepada negara-negara Asia Tengah pada tahun 2025. Hibah tersebut ditujukan untuk mendanai berbagai proyek kesejahteraan dan pembangunan yang menjadi prioritas nasional masing-masing negara. Presiden Xi Jinping menyampaikan komitmen tersebut dalam pidato utamanya pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Kedua Tiongkok-Asia Tengah yang digelar di Kota Astana, Kazakhstan, Selasa (17/6/2025) lalu.

“Tiongkok akan menyediakan dana hibah untuk proyek-proyek yang menyentuh langsung kehidupan rakyat dan pembangunan jangka panjang,” ujar Xi, dari press release Kementerian Luar Negeri Tiongkok yang diterima RRI.

Xi menyebutkan bahwa dana hibah ini merupakan bagian dari strategi kerja sama yang lebih dalam, khususnya dalam bidang pengurangan kemiskinan, pertukaran pendidikan, serta pencegahan dan pengendalian degradasi lingkungan seperti penggurunan.

“Kami juga akan memberikan 3.000 peluang pelatihan dalam dua tahun ke depan bagi mitra Asia Tengah,” katanya.

Selain itu, Tiongkok akan mendirikan tiga pusat kerja sama baru, yaitu Pusat Pengentasan Kemiskinan, Pusat Pertukaran Pendidikan, dan Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penggurunan. Semua pusat ini akan beroperasi di bawah kerangka kerja sama China-Asia Tengah.

Presiden Xi Jinping juga mengumumkan pembentukan platform kerja sama perdagangan lancar untuk mendorong arus barang dan jasa antara Tiongkok dan Asia Tengah.

Inisiatif ini sekaligus mempertegas posisi Tiongkok sebagai mitra strategis dalam upaya transformasi ekonomi dan sosial kawasan Asia Tengah, seiring dengan dorongan untuk membangun komunitas regional dengan masa depan bersama.

Langkah ini juga dipandang sebagai bentuk diplomasi bantuan (development diplomacy) yang kian memperkuat pengaruh Tiongkok di kawasan Eurasia, tidak hanya melalui investasi infrastruktur, tetapi juga dalam aspek pemberdayaan manusia dan perlindungan lingkungan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....