Konjen Tiongkok Paparkan Kehidupan Harmonis Muslim di Xinjiang
- 03 Jun 2025 14:32 WIB
- Medan
KBRN, Medan: Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok di Medan, Zhang Min, menyampaikan bahwa kehidupan umat Muslim di wilayah Xinjiang berlangsung secara harmonis dan damai. Hal itu disampaikannya saat melepas rombongan tokoh Islam asal Sumatera Utara yang akan melakukan kunjungan ke Tiongkok dalam rangka program pertukaran antar masyarakat, Rabu (28/5/2025) malam lalu di kediaman resmi Konjen Tiongkok.
Dalam pidatonya, Zhang Min menyatakan bahwa Tiongkok menjunjung tinggi prinsip kerukunan antar etnis dan agama sebagaimana tercermin dalam konstitusi negara tersebut. “Seperti halnya Indonesia dengan Bhinneka Tunggal Ika, Tiongkok menganut nilai ‘harmoni dalam keberagaman’ yang telah dijunjung sejak ribuan tahun lalu,” ucapnya.
Ia menjelaskan bahwa ada 56 kelompok etnis di Tiongkok, dengan 10 di antaranya memeluk Islam sebagai agama utama, termasuk etnis Hui dan Uighur. Pemerintah Tiongkok, lanjut Zhang, telah membangun masjid, sekolah Islam, serta memfasilitasi ibadah haji ke Mekkah sebagai bentuk perlindungan terhadap kebebasan beragama.
Secara khusus, ia memaparkan kemajuan pesat yang dicapai Daerah Otonom Uigur Xinjiang selama 70 tahun terakhir. Pada tahun 2024, PDB Xinjiang tercatat melebihi RMB 2 triliun, sementara angka harapan hidup warga meningkat drastis dari 30 menjadi 75,6 tahun.
“Populasi Uighur kini mencapai lebih dari 12 juta jiwa. Mereka hidup dalam suasana stabil dan sejahtera,” ujarnya.
Zhang Min juga menepis tuduhan pelanggaran HAM di Xinjiang yang kerap dilontarkan negara-negara Barat. Ia menyebutnya sebagai “kebohongan politik” yang bertujuan merusak citra dan stabilitas Tiongkok. Menurutnya, fakta di lapangan menunjukkan sebaliknya.
“Lebih dari 500 kunjungan delegasi internasional pada 2024 menyaksikan langsung kehidupan damai dan makmur masyarakat Xinjiang,” katanya.
Konjen Zhang berharap kunjungan tokoh Islam dari Sumut ke Xinjiang akan menjadi kesempatan untuk melihat langsung realitas di lapangan. “Lebih baik melihat daripada hanya mendengar,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....