Tiongkok Ajak Negara CELAC Perkuat Suara Global South
- 15 Mei 2025 11:18 WIB
- Medan
KBRN, Beijing: Tiongkok mengajak negara-negara anggota CELAC untuk memperkuat peran Global South dalam reformasi tata kelola dunia dan mewujudkan tatanan internasional yang lebih adil. Ajakan tersebut disampaikan Presiden Xi Jinping pada pembukaan Pertemuan Tingkat Menteri Keempat Forum Tiongkok-CELAC di Beijing, Selasa (13/5/2025).
Xi menegaskan bahwa Tiongkok dan negara-negara Amerika Latin dan Karibia (LAC) memiliki kepentingan bersama dalam memperjuangkan multipolaritas, demokratisasi hubungan internasional, dan penolakan terhadap hegemoni global.
“Kita bersama-sama menjunjung multilateralisme sejati, menegakkan keadilan internasional, dan memajukan reformasi tata kelola global,” ujar Xi, dikutip dari siaran pers Kementerian Luar Negeri Republik Rakyat Tiongkok.
CELAC, atau Community of Latin American and Caribbean States, adalah organisasi regional yang mewadahi 33 negara dari kawasan Amerika Latin dan Karibia. Didirikan pada 2010, CELAC berfungsi sebagai forum diplomatik dan kerja sama tanpa keterlibatan langsung dari negara-negara maju seperti Amerika Serikat dan Kanada.
Dalam pidatonya, Xi juga menyampaikan dukungan terhadap berbagai inisiatif global yang melibatkan negara-negara berkembang, termasuk dalam isu perubahan iklim dan pelestarian keanekaragaman hayati. Ia menyebut bahwa Tiongkok dan Brasil telah bersama-sama mengeluarkan enam poin pemahaman bersama terkait penyelesaian politik konflik Ukraina, yang telah didukung lebih dari 110 negara.
Presiden Xi menekankan bahwa komunitas Tiongkok-LAC dibangun di atas prinsip kesetaraan, keterbukaan, inklusivitas, dan kesejahteraan rakyat.
“Komunitas kita memiliki vitalitas yang tahan lama dan prospek yang menjanjikan,” katanya.
Melalui kolaborasi dalam Forum Tiongkok-CELAC, Xi berharap negara-negara LAC dan Tiongkok dapat menjadi kekuatan kolektif yang membawa keseimbangan dan keadilan dalam tatanan dunia. Pertemuan ini turut dihadiri para kepala negara dari Kolombia, Brasil, dan Chili, serta delegasi tinggi dari negara anggota lainnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....