Rusia Tegaskan Dukung Prinsip Satu Tiongkok
- 10 Mei 2025 16:14 WIB
- Medan
KBRN, Moskow: Presiden Vladimir Putin menegaskan kembali dukungan penuh Rusia terhadap prinsip Satu Tiongkok (One China Policy) dan posisi Beijing atas isu Taiwan, dalam pertemuannya dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping di Kremlin pada Kamis (8/5/2025). Dukungan ini disampaikan sebagai bagian dari penguatan kemitraan strategis antara kedua negara.
“Rusia dengan tegas memegang prinsip Satu Tiongkok dan secara konsisten mendukung posisi Tiongkok atas isu Taiwan,” ujar Putin dalam pernyataan resmi usai pertemuan bilateral, dikutip dari press release Kementerian Luar Negeri Republik Rakyat Tiongkok.
Ia menambahkan bahwa kerja sama dengan Beijing merupakan pilihan strategis jangka panjang yang tak dipengaruhi oleh dinamika sementara atau tekanan eksternal.
Pernyataan itu memperkuat sinyal bahwa Moskow dan Beijing memiliki kesamaan sikap dalam menghadapi tekanan internasional, terutama dari negara-negara Barat yang dinilai kerap melakukan intervensi terhadap isu-isu kedaulatan dan wilayah.
Presiden Xi Jinping menyambut baik sikap Rusia, seraya menekankan pentingnya saling mendukung dalam isu-isu inti masing-masing negara. “Hubungan Tiongkok-Rusia dibangun atas dasar saling menghormati dan dukungan terhadap kepentingan inti kedua pihak,” kata Xi.
Selain isu Taiwan, kedua pemimpin juga membahas peningkatan kerja sama di berbagai bidang strategis, serta menyuarakan penolakan terhadap unilateralisme, sanksi sepihak, dan konfrontasi berbasis blok. Keduanya menyerukan sistem internasional yang lebih adil, seimbang, dan bebas dari dominasi kekuatan tunggal.
Pernyataan Putin tentang Taiwan menjadi salah satu elemen kunci dalam dialog bilateral yang juga menghasilkan puluhan kesepakatan kerja sama lintas sektor, mulai dari perdagangan, keamanan, hingga kebudayaan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....