Presiden Tiongkok Hadiri Peringatan Perang Dunia di Rusia

  • 10 Mei 2025 00:15 WIB
  •  Medan

KBRN, Moskow: Presiden Republik Rakyat Tiongkok, Xi Jinping, menghadiri peringatan 80 tahun kemenangan Perang Dunia II di Moskow, Kamis (8/5/2025), dalam kunjungan kenegaraan yang mempertegas kedekatan strategis antara Tiongkok dan Rusia di tengah tensi geopolitik global.

Xi disambut secara resmi oleh Presiden Rusia Vladimir Putin dalam sebuah upacara kenegaraan di Istana Kremlin. Keduanya kemudian mengadakan pertemuan bilateral untuk membahas penguatan kerja sama strategis, sebelum bersama-sama menghadiri serangkaian acara peringatan Great Patriotic War, sebutan Rusia untuk perjuangan melawan Nazi Jerman.

Dalam sambutannya, Presiden Xi menegaskan pentingnya mengenang sejarah dan mempertahankan narasi yang benar atas Perang Dunia II. Ia menyebut bahwa delapan dekade lalu, rakyat Tiongkok dan Rusia telah berjuang dan berkorban besar demi perdamaian dunia, mencatatkan kontribusi yang tak terhapuskan dalam sejarah umat manusia.

“Sejarah dan realitas menunjukkan bahwa memperdalam hubungan Tiongkok-Rusia adalah pilihan logis untuk menjaga persahabatan jangka panjang, membantu pembangunan bersama, dan merespons tuntutan zaman demi keadilan internasional,” ujar Xi, dikutip dari press release yang diterima RRI.

Xi juga menekankan bahwa peringatan ini bukan sekadar penghormatan atas masa lalu, tetapi juga momentum untuk menolak unilateralisme, politik kekuasaan, dan dominasi satu pihak. Ia menyebut bahwa Tiongkok dan Rusia, sebagai anggota tetap Dewan Keamanan PBB, memiliki tanggung jawab khusus untuk menjaga perdamaian dunia dan mendorong reformasi sistem tata kelola global yang lebih adil.

Presiden Putin, dalam pernyataannya, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Xi dan menegaskan bahwa hubungan Rusia-Tiongkok dibangun atas dasar kesetaraan dan saling menghormati. Ia menegaskan bahwa Moskow akan terus mempererat hubungan dengan Beijing di berbagai bidang, termasuk perdagangan, pertahanan, teknologi, dan pertukaran budaya.

Kunjungan Presiden Xi ke Rusia ini juga disertai penandatanganan lebih dari 20 dokumen kerja sama bilateral, mencakup isu-isu seperti keamanan strategis global, biosekuriti, investasi, dan ekonomi digital.

Peringatan tahun ini menjadi simbol penting di tengah meningkatnya ketegangan global dan persaingan kekuatan besar. Baik Tiongkok maupun Rusia sama-sama menyuarakan dukungan terhadap multipolaritas dan penolakan terhadap blok-blok politik eksklusif yang dianggap mengancam stabilitas internasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....