2.800 Kreator Konten Asing Diangkat Jadi Duta Budaya Korea

  • 30 Apr 2025 14:51 WIB
  •  Medan

KBRN, Seoul: Sebanyak hampir 2.800 kreator konten dari hampir 100 negara resmi ditunjuk oleh Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Korea Selatan untuk mempromosikan budaya Korea ke mancanegara melalui video dan tulisan. Dalam seremoni peluncuran kampanye 2025 yang digelar Selasa (29/4/2025) di Seoul, pemerintah Korea Selatan mengukuhkan 1.303 YouTuber sebagai K-Influencer dan 1.498 penulis sebagai Honorary Reporter. Kedua kelompok ini akan menjadi ujung tombak promosi budaya Korea di berbagai platform digital.

“Mereka akan menjadi jembatan penghubung antara Korea dan dunia. Para YouTuber dan penulis ini telah menunjukkan dedikasi dan semangat yang tinggi. Kami berharap dapat mendampingi mereka lebih dekat agar semakin memahami budaya Korea secara mendalam,” ujar perwakilan Kementerian, dikutip dari Korean Times.

Program Honorary Reporter telah berjalan selama 15 tahun dan pada 2024 mencatatkan lebih dari 7.000 laporan, termasuk 1.325 artikel yang dipublikasikan di Korea.net, situs resmi pemerintah yang menyajikan informasi tentang Korea dalam 10 bahasa.

Dua peserta asal Mesir, Salwa Elzeny Mostafa Mohamed dan Esraa Elzeny Mostafa Mohamed, mendapat penghargaan atas kontribusi luar biasa mereka selama 11 tahun bergabung dalam program tersebut.

Sementara itu, program K-Influencer yang dimulai pada 2020 telah menghasilkan hampir 20.000 konten terkait pariwisata, kuliner, dan warisan budaya Korea di platform YouTube. Di antara para anggota barunya tahun ini terdapat Pragati Verma, seorang YouTuber asal India dengan 24 juta pelanggan, serta Paola Valencia dari Meksiko yang dikenal berkat konten bertema K-pop.

Sebagai bentuk dukungan, kementerian akan menyediakan topik bulanan dan menyelenggarakan lokakarya budaya guna meningkatkan kualitas konten yang dibuat para kreator.

Inisiatif ini merupakan bagian dari strategi besar pemerintah Korea Selatan untuk memperkuat citra globalnya sebagai kekuatan budaya dunia, seiring meningkatnya minat internasional terhadap film, drama, K-pop, dan seni tradisional Korea.

Selain program kreator konten, pemerintah juga memperluas program Touring K-Arts tahun ini. Program tersebut menghubungkan institusi seni dan budaya Korea dengan Pusat Kebudayaan Korea di luar negeri. Pada 2025, tercatat 41 tur budaya akan digelar, terdiri dari 15 pertunjukan, 11 pameran, dan 15 lokakarya edukatif dengan tema beragam mulai dari tari kontemporer hingga kuliner Korea.

Tak hanya itu, kementerian juga menjalankan kampanye Friends of Korea yang bertujuan untuk meluruskan informasi keliru tentang Korea yang beredar di internet.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....