Tiongkok Sambut Hangat Indonesia sebagai Anggota Penuh BRICS

  • 29 Apr 2025 15:01 WIB
  •  Medan

KBRN, Rio de Janiero: Tiongkok menyambut dengan antusias kehadiran Indonesia sebagai anggota penuh dalam kelompok BRICS, menandai babak baru kerja sama strategis antara dua negara dengan pengaruh besar di kawasan Asia. Dalam pertemuan para menteri luar negeri BRICS di Rio de Janeiro, Senin (28/4/2025), Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi menyampaikan dukungan penuh atas peran Indonesia dalam memperkuat suara negara-negara berkembang di panggung global.

Kehadiran Indonesia di forum ini merupakan yang pertama kalinya sebagai anggota penuh, setelah resmi bergabung dengan BRICS pada awal tahun ini. Seluruh delegasi menyampaikan ucapan selamat, namun perhatian khusus tertuju pada pernyataan Wang Yi, yang menekankan pentingnya kolaborasi Tiongkok-Indonesia dalam memperkuat solidaritas Global South.

“Kami menyambut hangat kehadiran Indonesia sebagai anggota penuh BRICS. Ini merupakan langkah signifikan dalam memperkuat kerja sama Selatan-Selatan serta memperluas representasi dan inklusivitas dalam tata kelola global,” ujar Wang Yi, dikutip dari rilis pers Kementerian Luar Negeri Republik Rakyat Tiongkok kepada RRI.

Bagi Tiongkok, masuknya Indonesia ke dalam BRICS menjadi momentum untuk memperkuat aliansi strategis di antara negara-negara berkembang yang memiliki aspirasi bersama: mendorong tatanan dunia yang lebih adil, seimbang, dan inklusif. Wang Yi menilai bahwa Indonesia, sebagai ekonomi terbesar di Asia Tenggara dan negara demokrasi terbesar ketiga di dunia, akan memperkuat kapasitas BRICS dalam menyuarakan kepentingan negara-negara berkembang.

Tiongkok juga melihat potensi besar kolaborasi bilateral dengan Indonesia dalam berbagai bidang, mulai dari pembangunan berkelanjutan, keamanan pangan, pendidikan, hingga pengembangan teknologi dan transformasi digital.

“Tiongkok siap bekerja sama dengan Indonesia dan anggota BRICS lainnya untuk memperluas kerja sama praktis dan menjawab tantangan global bersama,” kata Wang.

Dalam pernyataan bersama yang dikeluarkan usai pertemuan, seluruh negara anggota, termasuk Tiongkok, menyatakan komitmen untuk menentang politik kekuasaan dan standar ganda yang masih terjadi dalam sistem internasional. Masuknya Indonesia dinilai sebagai penguatan penting terhadap semangat multilateralisme yang selama ini dijunjung tinggi BRICS.

Sebagai dua negara dengan hubungan bilateral yang kuat dan sejarah kerja sama panjang dalam forum G20 maupun ASEAN, sinergi Tiongkok dan Indonesia di dalam BRICS diharapkan dapat mempercepat agenda-agenda pembangunan berorientasi Global South, terutama dalam hal transformasi ekonomi, keadilan iklim, serta perdamaian regional.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....