Hubungan Tiongkok dengan Negara Tetangga Berada pada Titik Terbaik

  • 21 Apr 2025 15:16 WIB
  •  Medan

KBRN, Medan: Konsul Jenderal (Konjen) Republik Rakyat Tiongkok di Medan, Zhang Min, mengungkapkan bahwa hubungan Tiongkok dengan negara-negara tetangga Asia saat ini berada pada titik terbaik dalam sejarah modern. Hal ini merujuk pada hasil Konferensi Pusat tentang Kerja Sama dengan Negara Tetangga yang baru saja digelar di Beijing dan dihadiri langsung oleh Presiden Xi Jinping.

Konferensi tersebut menghasilkan lima pedoman strategis yang menjadi dasar arah kebijakan luar negeri Tiongkok terhadap negara-negara di kawasan, termasuk Indonesia. Zhang Min mengutip pidato Presiden Xi yang menekankan pentingnya membangun masa depan bersama yang damai, aman, makmur, indah, dan bersahabat dengan negara-negara tetangga. Lima pedoman tersebut meliputi penciptaan visi bersama untuk kawasan yang harmonis, penerapan prinsip kesetaraan, ketulusan, saling menguntungkan, dan inklusivitas, serta pemanfaatan kerja sama Belt and Road sebagai platform utama untuk memperdalam hubungan dan memperkuat konektivitas regional.

“Melalui prinsip ini, Tiongkok tidak hanya berfokus pada keuntungan negara sendiri, tetapi juga menciptakan sebuah masa depan bersama yang lebih baik bagi seluruh umat manusia,” kata Zhang Min, dalam pidatonya di acara Resepsi Musim Semi 2025, Kamis malam (17/4/2025) lalu.

Ia menekankan bahwa nilai-nilai Asia, seperti perdamaian, kerja sama, keterbukaan, dan inklusivitas, akan menjadi panduan dalam hubungan Tiongkok dengan negara-negara tetangga.

Zhang Min juga mengungkapkan bahwa konferensi ini menjadi landasan bagi perjalanan luar negeri pertama Presiden Xi pada 2025, yang mencakup kunjungan ke Vietnam, Malaysia, dan Kamboja. Kunjungan tersebut dianggap membawa dorongan besar bagi hubungan bilateral Tiongkok dengan negara-negara tersebut dan memperkuat kerja sama Tiongkok dengan ASEAN secara keseluruhan.

"Tiongkok percaya bahwa dengan membangun kepercayaan dan konektivitas, kita dapat menghadapi tantangan global secara kolektif," ujar Zhang Min.

Ia mengatakan bahwa Indonesia memiliki posisi penting dalam strategi kerja sama regional tersebut.

“Sebagai negara besar di Asia Tenggara, Indonesia adalah mitra utama Tiongkok dalam membangun masa depan bersama yang stabil dan makmur,” ucapnya.

Pernyataan penting lainnya dalam konferensi adalah penerapan model keamanan Asia yang mengutamakan solidaritas, melalui dialog dan konsultasi. Tiongkok berkomitmen untuk mencari titik temu dalam menghadapi perbedaan, sekaligus memperkuat kepercayaan strategis dengan negara-negara tetangga, menciptakan jaringan konektivitas tingkat tinggi yang penting untuk menjaga stabilitas kawasan dan mendorong pembangunan yang berkelanjutan.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....