Tiongkok-Malaysia Lanjutkan Kerja Sama Konservasi Panda
- 20 Apr 2025 00:23 WIB
- Medan
KBRN, Putrajaya: Tiongkok menyatakan kesiapannya untuk melanjutkan kerja sama konservasi panda raksasa bersama Malaysia sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan antarwarga dan simbol persahabatan lintas generasi antara kedua negara. Hal ini disampaikan Presiden Tiongkok, Xi Jinping, dalam pertemuannya dengan Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, di Putrajaya, Selasa (16/4/2025).
“Tiongkok siap melanjutkan riset bersama mengenai konservasi panda raksasa dengan Malaysia,” ujar Presiden Xi dalam pertemuan tersebut, dikutip dari siaran pers Kementerian Luar Negeri Tiongkok.
Kolaborasi dalam pelestarian panda ini bukanlah yang pertama bagi kedua negara. Malaysia sebelumnya telah menjadi tuan rumah bagi sepasang panda raksasa Tiongkok di Taman Negara Zoo Negara sejak 2014 sebagai bagian dari panda diplomacy, simbol keharmonisan dan saling percaya antara Beijing dan negara mitra strategisnya.
Presiden Xi menekankan bahwa kerja sama konservasi panda tidak hanya berfungsi dalam konteks ekologi, tetapi juga sebagai penghubung emosional dan kultural antara rakyat Tiongkok dan Malaysia. Kerja sama tersebut sejalan dengan misi membangun komunitas masa depan bersama yang penuh kasih terhadap lingkungan dan warisan dunia.
Perdana Menteri Anwar Ibrahim menyambut baik kelanjutan inisiatif tersebut. Ia menilai bahwa keberadaan panda di Malaysia selama ini telah menjadi daya tarik wisata, simbol kasih sayang, serta bahan edukasi lingkungan bagi masyarakat, khususnya generasi muda.
“Panda adalah duta persahabatan yang tak hanya menggemaskan, tetapi juga mencerminkan kedalaman hubungan dua negara yang terjalin secara damai dan berkelanjutan,” ujar Anwar.
Selain konservasi panda, kedua pemimpin juga menandatangani berbagai dokumen kerja sama di bidang budaya, pendidikan, dan pariwisata, termasuk kebijakan bebas visa timbal balik yang mendorong pertukaran pemuda dan wisatawan.
Panda raksasa tetap menjadi ikon unik dalam diplomasi lunak Tiongkok (China's Soft Diplomacy), yang telah digunakan secara konsisten dalam mempererat hubungan bilateral dengan negara-negara sahabat. Bagi Malaysia, keberlanjutan kerja sama ini merupakan bentuk komitmen dalam konservasi satwa langka dan diplomasi yang humanis.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....