Pemimpin Tiongkok dan Vietnam Perkuat Hubungan Kemitraan

  • 19 Apr 2025 12:04 WIB
  •  Medan

KBRN, Hanoi: Presiden Tiongkok sekaligus Sekretaris Jenderal Partai Komunis Tiongkok (CPC), Xi Jinping, bersama dengan Sekretaris Jenderal Komite Sentral Partai Komunis Vietnam (CPV) To Lam dan Presiden Vietnam Luong Cuong, bertemu dalam Chinese and Vietnamese People’s Friendship Meeting di Hanoi International Convention Center, Senin (15/4/2025).

Pertemuan ini menjadi bagian penting dari rangkaian kunjungan bersejarah Presiden Xi ke Vietnam, yang sekaligus memperingati 75 tahun hubungan diplomatik antara kedua negara, serta menyambut Tahun Pertukaran Antarmasyarakat Tiongkok-Vietnam.

Dalam pidatonya yang berjudul ‘Menjunjung Tinggi Persahabatan Bertetangga Baik dan Bersama Menulis Babak Baru Masa Depan Bersama’, Presiden Xi Jinping menegaskan bahwa kekuatan utama hubungan Tiongkok-Vietnam terletak pada kedekatan antarrakyat.

“Fondasi, nadi kehidupan, dan sumber kekuatan dari hubungan Tiongkok-Vietnam adalah rakyat,” ujar Presiden Xi, dikutip dari press release yang diterima RRI dari Kementerian Luar Negeri Republik Rakyat Tiongkok.

Ia mengenang perjalanan sejarah panjang persahabatan kedua bangsa, dari perjuangan bersama melawan kolonialisme, hingga kolaborasi menuju modernisasi. Menurut Presiden Xi, kedekatan historis itu menciptakan ikatan yang disebutnya sebagai “kawan seperjuangan plus persaudaraan”.

Presiden Xi Jinping juga menyoroti pentingnya peran generasi muda sebagai penerus semangat tersebut. Dalam upaya mempererat hubungan jangka panjang, Tiongkok akan mengundang pemuda Vietnam untuk mengikuti program red study tours dalam tiga tahun ke depan.

“Mereka akan menapaki jejak para pemimpin terdahulu, memahami warisan revolusioner yang memperkuat hubungan bilateral, dan menyaksikan langsung dinamika modernisasi Tiongkok,” katanya.

Sementara itu, Sekjen CPV To Lam menyambut positif momen tersebut. Dalam sambutannya, ia menyebut bahwa pertemuan ini memiliki arti penting dalam konteks kunjungan kenegaraan Presiden Xi dan perayaan 75 tahun hubungan diplomatik.

“Persahabatan dan kerja sama selalu menjadi arus utama dalam hubungan Vietnam-Tiongkok. Kami tidak akan pernah melupakan dukungan tulus dari rakyat Tiongkok dalam perjuangan kemerdekaan, penyatuan, dan pembangunan Vietnam,” ujar To Lam.

Ia juga mendukung penuh inisiatif red study tours sebagai langkah konkret untuk mempererat jalinan antargenerasi. “Anak muda kita harus mewarisi semangat persahabatan tradisional yang telah diwariskan para pemimpin sebelumnya. Mereka juga harus aktif mendorong semangat inovasi, kesatuan, dan pembangunan bersama,” katanya.

Sebelum pertemuan berlangsung, para pemimpin negara menyempatkan diri mengunjungi pameran foto peringatan 75 tahun hubungan diplomatik. Pameran ini menampilkan momen-momen penting dalam sejarah pertukaran persahabatan kedua negara.

Usai pertemuan, Presiden Xi, To Lam, dan Presiden Luong Cuong secara bersama-sama meluncurkan program Red Study Tours sebagai simbol dimulainya babak baru hubungan antargenerasi. Dalam kesempatan terpisah, Presiden Xi juga menghadiri peluncuran mekanisme kerja sama perkeretaapian Tiongkok-Vietnam bersama Perdana Menteri Pham Minh Chinh.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....