Tiongkok dan India Berkomitmen Kembangkan Hubungan lebih Stabil
- 04 Apr 2025 01:43 WIB
- Medan
KBRN, Beijing: Presiden Republik Rakyat Tiongkok, Xi Jinping, menyatakan komitmennya untuk mendorong perkembangan hubungan Tiongkok-India yang sehat dan stabil demi perdamaian serta kemakmuran global.
Dilansir dari China Daily, Hal tersebut disampaikan Xi dalam pesan ucapan selamat kepada Presiden India, Droupadi Murmu pada Selasa (1/4/2025), bertepatan dengan peringatan 75 tahun hubungan diplomatik antara kedua negara.
Dalam pesannya, Xi menyatakan kesiapannya untuk bekerja sama dengan Murmu dalam memperkuat kepercayaan strategis, memperluas pertukaran dan kerja sama lintas bidang, serta memperdalam koordinasi dalam urusan internasional guna menjaga ketenangan di kawasan perbatasan.
“Sebagai peradaban kuno dan negara berkembang utama, baik Tiongkok maupun India tengah berada pada tahap penting dalam upaya modernisasi masing-masing,” ujar Xi.
Ia juga mengatakan bahwa hubungan Tiongkok dan India merupakan hubungan yang penting dalam membangun kesejahteraan masyarakat.
“Langkah kerja sama naga dan gajah merupakan pilihan tepat yang sejalan dengan kepentingan fundamental rakyat kedua bangsa," kata Xi
Xi menyerukan agar kedua negara melihat dan menangani hubungan bilateral dari perspektif strategis dan jangka panjang, serta mencari jalan hidup berdampingan secara damai, membangun kepercayaan, dan mengupayakan pembangunan bersama sebagai negara besar yang bertetangga.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dalam mendorong dunia multipolar dan demokratisasi hubungan internasional.
Sementara itu, Presiden Murmu menekankan bahwa hubungan bilateral yang stabil, dapat diprediksi, dan bersahabat akan memberikan manfaat bagi kedua negara maupun dunia. Ia mendorong agar momentum peringatan 75 tahun hubungan diplomatik menjadi peluang untuk meningkatkan perkembangan hubungan kedua negara secara sehat dan berkelanjutan.
Pada hari yang sama, Perdana Menteri Tiongkok Li Qiang dan Perdana Menteri India Narendra Modi juga saling bertukar pesan ucapan selamat. Li menyatakan kesiapan Tiongkok untuk bekerja sama dalam menangani isu-isu perbatasan secara tepat dan terus mendorong hubungan bilateral demi kesejahteraan rakyat kedua negara.
Modi menyampaikan bahwa India dan Tiongkok memiliki tanggung jawab bersama dalam mempromosikan perdamaian dan pembangunan global. Ia menyatakan keyakinannya bahwa peringatan 75 tahun hubungan diplomatik akan menjadi awal dari fase baru pertumbuhan hubungan yang stabil dan sehat.
Sebagai informasi, India menjadi negara non-sosialis pertama yang menjalin hubungan diplomatik dengan Tiongkok pada 1 April 1950. Meski sempat mengalami pasang surut, hubungan kedua negara tetap menunjukkan arah perkembangan yang positif, dengan pertukaran dan kerja sama yang bersahabat sebagai arus utama.
Tiongkok juga menjadi mitra dagang terbesar India selama bertahun-tahun. Berdasarkan data Tiongkok, nilai perdagangan bilateral mencapai 138,48 miliar dolar AS pada 2024, meningkat 1,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Pertemuan antara Xi dan Modi di Kazan, Rusia pada Oktober tahun lalu turut menandai babak baru dalam hubungan bilateral. Dalam wawancara terbaru, Modi menyatakan bahwa perbedaan antara dua negara besar yang bertetangga adalah hal wajar, namun yang terpenting adalah menjaga agar perbedaan tidak berubah menjadi sengketa.
Ia menekankan perlunya mengutamakan dialog daripada konflik, dan menilai bahwa hubungan bilateral yang kuat tidak hanya menguntungkan kedua negara, tetapi juga krusial bagi stabilitas global.
Dalam beberapa bulan terakhir, Tiongkok dan India terus menjalin pertukaran intensif dan produktif, termasuk dalam konsultasi antar kementerian luar negeri. Kedua negara sepakat untuk mendorong pertukaran di semua tingkat, mempercepat pemulihan penerbangan langsung, mempermudah pertukaran antar masyarakat, serta mendukung penempatan jurnalis secara timbal balik.
Wakil Direktur Pusat Studi Asia Selatan Universitas Fudan, Lin Minwang, menilai bahwa sebagai anggota kunci Global South, Tiongkok dan India memiliki tanggung jawab untuk melindungi hak serta kepentingan sah negara-negara berkembang. Koordinasi keduanya dalam berbagai mekanisme multilateral turut berkontribusi terhadap stabilitas dunia yang kian bergejolak.
India juga telah menyatakan dukungan penuh atas kepemimpinan Tiongkok sebagai ketua bergilir Shanghai Cooperation Organization (SCO) tahun ini, serta komitmen untuk berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan SCO yang diselenggarakan di Tiongkok.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....