Jiayuguan, Kota Bahagia yang di Tengah Gurun China
- 14 Mar 2025 15:04 WIB
- Medan
KBRN, Jiayuguan: Terletak di tengah hamparan luas Gurun Gobi, Jiayuguan, sebuah kota di Provinsi Gansu, China, menawarkan sesuatu yang unik yaitu kehidupan yang damai, hijau, dan bahagia di tengah lanskap yang keras. Sejak didirikan pada tahun 1958, kota ini telah berkembang menjadi salah satu kawasan perkotaan paling nyaman di China dengan tingkat penghijauan mencapai 41%.
Wakil Wali Kota Jiayuguan, Wang Xiaohu, dalam pertemuan dengan jurnalis internasional pada Rabu (12/3/2025), mengungkapkan bagaimana kota ini berhasil menciptakan lingkungan yang ramah bagi warganya.
“Anda akan melihat pemandangan hijau setelah mendarat. Kami memiliki 17 danau di sini,” katanya, menyoroti transformasi ekologi yang luar biasa di wilayah yang secara alami kering.
Lebih dari sekadar keindahan alamnya, Jiayuguan juga dikenal sebagai salah satu kota paling bahagia di China.
“Di Kota Jiayuguan, orang-orang merasa sangat bahagia. Sebagai contoh, lebih dari 19 bulan tidak ada satu pun kasus kematian. Ini sangat menakjubkan dan sulit dipercaya,” ujar Wang Xiaohu.
Dengan tingkat keamanan dan kesejahteraan yang tinggi, kota ini telah menerima berbagai penghargaan, termasuk Kota Wisata Nasional dan Kota Wisata Terbaik.
Kehidupan sosial di Jiayuguan juga dikenal harmonis. Wang mengungkapkan bahwa sejak awal tahun ini, tidak ada satu pun kasus pertengkaran atau perkelahian di kota ini.
Dibandingkan dengan kota-kota besar di China Timur yang padat penduduk, Jiayuguan menawarkan lingkungan yang lebih lapang dan nyaman bagi warganya.
“Karena kami dibangun di Gurun Gobi dan populasi kami kecil, perencanaan dan pembangunan kota ini didasarkan pada kepuasan dan kenyamanan hidup masyarakat,” jelas Wang Xiaohu.
Dengan populasi sekitar 300.000 orang, Jiayuguan menawarkan keseimbangan antara pembangunan modern dan kenyamanan hidup.
Selain kehidupan yang damai, kota ini juga menawarkan pengalaman wisata yang menarik. Benteng Jiayuguan (Jiayuguan Pass) yang merupakan ujung barat Tembok Besar China, menjadi daya tarik utama bagi wisatawan. Dibangun lebih dari 600 tahun lalu, benteng ini menjadi saksi bisu sejarah Jalur Sutra dan kehebatan arsitektur Dinasti Ming.
Saat malam tiba, Jiayuguan semakin memancarkan pesonanya. Wang Xiaohu mengajak wisatawan untuk menikmati suasana malam kota ini.
“Selain pergi ke food street, Anda juga bisa berkeliling di jalan-jalan dan merasakan gaya berbeda dari kota-kota di China,” ujarnya.
Dengan suhu musim panas yang nyaman di bawah 30 derajat Celsius, kota ini menjadi destinasi yang ideal bagi para pelancong.
Menutup pertemuan, Wang Xiaohu mengundang lebih banyak orang untuk datang dan merasakan langsung kehidupan di Jiayuguan.
“Saya punya harapan kecil, lain kali di musim panas, musim terbaik di sini, Anda bisa membawa teman dan keluarga untuk berwisata ke Jiayuguan dan merasakan keindahan serta pesona kota ini,” katanya.
Sebagai pengakuan atas daya tariknya, Jiayuguan bahkan telah menerima penghargaan dari National Geographic sebagai 'Tujuan Wisata Nomor Satu yang Paling Layak Dikunjungi di Dunia'.
Dengan kombinasi keindahan alam, harmoni sosial, dan kualitas hidup yang tinggi, Jiayuguan membuktikan bahwa kebahagiaan bisa ditemukan bahkan di tengah gurun yang luas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....