Tiongkok akan Gelar Pertemuan Global Kesetaraan Gender
- 11 Mar 2025 22:20 WIB
- Medan
KBRN, Beijing: Menteri Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi, mengumumkan bahwa Tiongkok akan menggelar Pertemuan Pemimpin Global tentang Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan di Beijing pada paruh kedua tahun ini.
Ia menyampaikan bahwa pada tahun 1995, Konferensi Dunia Keempat tentang Perempuan diadakan di Beijing. Deklarasi Beijing dan Platform Aksi yang diadopsi dalam konferensi tersebut menjadi tonggak sejarah dalam upaya global untuk mencapai kesetaraan gender.
“Pada peringatan 30 tahun konferensi tersebut, dan sebagai tindak lanjut dari proposal Presiden Xi, Tiongkok akan menggelar Pertemuan Pemimpin Global tentang Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan pada paruh kedua tahun ini,” ujar Wang Yi, dalam konferensi pers diplomasi sesi ketiga Kongres Rakyat Nasional (NPC) ke-14 di Beijing, Jumat (7/3/2025).
Dalam tiga dekade terakhir, Tiongkok telah menjalankan semangat Konferensi 1995 dan mencapai kemajuan bersejarah dalam pengembangan perempuan di negaranya.
“Kami telah menjunjung kesetaraan gender sebagai kebijakan negara yang mendasar dan melaksanakan rencana aksi nasional yang didedikasikan untuk pembangunan perempuan secara menyeluruh. Tak terhitung perempuan luar biasa yang telah menjadi panutan di zaman kita, memberikan kontribusi penting bagi modernisasi Tiongkok,” katanya.
Lebih lanjut, Wang Yi menekankan bahwa dalam tiga dekade terakhir, Tiongkok juga telah memimpin kemajuan global dalam pembangunan perempuan melalui tindakan nyata. Tiongkok telah mendukung pekerjaan UN Women, bermitra dengan UNESCO dalam mendirikan Penghargaan untuk Pendidikan Anak Perempuan dan Perempuan, membantu negara-negara berkembang dalam melaksanakan 100 proyek kesehatan ibu dan anak, serta melatih lebih dari 200.000 tenaga profesional perempuan dari lebih dari 180 negara dan wilayah.
“Tiga puluh tahun yang lalu, Beijing menjadi saksi atas tekad perempuan di dunia untuk mencapai kesetaraan gender. Tahun ini, kita akan kembali berkumpul di Beijing untuk membahas isu-isu besar terkait perkembangan perempuan secara global. Kami berharap lebih banyak perempuan dapat menjalani kehidupan mereka sepenuhnya dan mewujudkan impian mereka,” ujar Wang Yi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....