China Perkuat Program Sosial, Kesejahteraan Masyarakat Meningkat

  • 06 Mar 2025 14:04 WIB
  •  Medan

KBRN,Beijing: China mencapai kemajuan signifikan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sepanjang tahun 2024 melalui berbagai kebijakan sosial yang memperkuat pendidikan, layanan kesehatan, serta perlindungan bagi kelompok rentan. Hal ini dipaparkan Perdana Menteri Li Qiang dalam pidatonya pada Upacara Pembukaan Sesi Ketiga Kongres Rakyat Nasional (NPC) ke-14 di Great Hall of the People, Beijing, Selasa (5/3/2025).

Li Qiang menjelaskan bahwa pemerintah terus mendorong penciptaan lapangan kerja berkualitas dan memastikan stabilitas ketenagakerjaan, khususnya bagi kelompok-kelompok prioritas seperti lulusan perguruan tinggi, masyarakat yang telah keluar dari garis kemiskinan, dan pekerja migran dari pedesaan.

"Kami mengadopsi serangkaian kebijakan baru untuk mendorong penciptaan lapangan kerja yang berkualitas dan memastikan stabilitas bagi kelompok-kelompok prioritas," ujar Li Qiang.

Di sektor pendidikan, pemerintah meningkatkan besaran tunjangan hidup bagi siswa dari keluarga kurang mampu di jenjang pendidikan wajib. Standar beasiswa dan bantuan pendidikan juga diperluas cakupannya, sementara batas pinjaman mahasiswa yang disubsidi pemerintah dinaikkan disertai penurunan suku bunga. Sepanjang tahun 2024, lebih dari 34 juta penerima manfaat di seluruh China telah merasakan dampak positif kebijakan pendidikan tersebut.

Upaya peningkatan kualitas pendidikan dasar terus dilanjutkan melalui penguatan kebijakan pengurangan beban tugas sekolah dan bimbingan belajar di luar sekolah, sehingga lingkungan belajar bagi siswa semakin membaik.

Di bidang kesehatan, China memperluas pengakuan hasil uji klinis antar institusi medis serta memberi kewenangan lebih luas bagi klinik komunitas dalam meresepkan obat-obatan untuk penyakit kronis dan umum. Langkah konkret juga dilakukan untuk meningkatkan pencegahan dan pengendalian penyakit menular.

"Kami juga memperluas cakupan penggunaan akun pribadi dalam skema asuransi kesehatan dasar bagi pekerja perkotaan agar dapat dimanfaatkan untuk keluarga," kata Li Qiang.

Untuk meningkatkan perlindungan sosial, pemerintah menaikkan manfaat pensiun dasar bagi penduduk pedesaan dan perkotaan yang tidak bekerja, serta meningkatkan tunjangan dasar bagi para pensiunan. Di saat yang sama, reformasi layanan lansia terus diperdalam dengan mendorong pengembangan ekonomi perak (silver economy).

Dukungan bagi kelompok penyandang disabilitas juga diperkuat melalui peningkatan subsidi dan perlindungan hak-hak mereka. Mekanisme penyesuaian standar bantuan hidup dasar terus disempurnakan, sehingga cakupan program jaminan sosial semakin meluas. Lebih dari 11 juta warga yang mengalami kesulitan ekonomi telah menerima bantuan tunai satu kali sepanjang tahun lalu.

Melalui serangkaian kebijakan tersebut, pemerintah China menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan memperkuat jaringan perlindungan sosial yang inklusif dan berkelanjutan.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....