Pertukaran Budaya Tiongkok-Indonesia Semakin Erat dan Berkembang

  • 26 Feb 2025 10:37 WIB
  •  Medan

KBRN, Medan: Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok di Medan, Zhang Min, menegaskan bahwa pertukaran budaya antara Tiongkok dan Indonesia semakin erat seiring dengan meningkatnya hubungan persahabatan antarmasyarakat dan kerja sama daerah. Hal ini disampaikannya dalam kuliah umum bertajuk “Bersama Membangun Komunitas Senasib Sepenanggungan Tiongkok-Indonesia” yang digelar di Universitas Sumatera Utara pada Selasa (22/2/2025).

Menurut Zhang Min, persahabatan antarmasyarakat merupakan kunci keberhasilan hubungan bilateral antara kedua negara. “Harapan hubungan bilateral terletak pada rakyat, fondasinya terletak pada rakyat, vitalitasnya terletak pada daerah, dan masa depan terletak pada generasi muda,” ujarnya.

Ia juga menyoroti semakin eratnya kerja sama daerah antara 10 provinsi di Sumatera dengan Tiongkok, terutama dalam bidang budaya, agama, dan pendidikan. Sebagai contoh, pada April tahun lalu, delegasi organisasi Islam Sumatera Utara, yang difasilitasi oleh komunitas Tionghoa dan didukung oleh Konsulat Jenderal Tiongkok, melakukan kunjungan ke Xinjiang dan wilayah lain di Tiongkok.

“Kunjungan tersebut memberikan kesempatan bagi para delegasi untuk menyaksikan langsung pencapaian pembangunan modernisasi di Tiongkok serta kehidupan harmonis masyarakat di Xinjiang. Zhang Min menilai bahwa kunjungan tersebut telah mempererat pemahaman dan persahabatan antara masyarakat kedua negara, khususnya umat Muslim,” katanya.

Selain itu, Konsulat Jenderal Tiongkok di Medan juga secara rutin bekerja sama dengan organisasi Islam Sumatera Utara dan Polda Sumut untuk menyumbangkan sembako kepada umat Muslim yang membutuhkan. Inisiatif ini, menurut Zhang Min, telah memperkuat hubungan antara masyarakat Tiongkok dan komunitas Muslim di Indonesia.

Di bidang pendidikan, Tiongkok kini menjadi destinasi populer bagi pelajar Indonesia yang ingin menempuh studi di luar negeri. Saat ini, terdapat hampir 15.000 pelajar Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di berbagai universitas di Tiongkok.

“Di sisi lain, puluhan universitas di Tiongkok telah membuka jurusan Bahasa Indonesia, sementara lebih dari 30 universitas di Indonesia, termasuk Universitas Jiangsu, memiliki program studi bahasa Mandarin. Antusiasme generasi muda dari kedua negara dalam mempelajari budaya dan bahasa satu sama lain pun semakin meningkat,” ucap Zhang Min.

Festival Kebudayaan Tiongkok yang diselenggarakan setiap tahun di Universitas Jiangsu menjadi salah satu ajang yang memperkenalkan budaya Tiongkok kepada masyarakat Indonesia. Acara ini sekaligus menjadi bukti nyata bagaimana pertukaran budaya berkontribusi dalam mempererat hubungan antarnegara.

Dengan semakin berkembangnya kerja sama budaya dan pendidikan, Zhang Min optimistis bahwa hubungan bilateral Tiongkok-Indonesia akan semakin kokoh di masa depan, terutama dengan keterlibatan aktif generasi muda dalam memahami dan menghargai kebudayaan masing-masing.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....