Perkuat Kemitraan, Konjen Tiongkok Gelar Kuliah Umum di USU

  • 26 Feb 2025 10:15 WIB
  •  Medan

KBRN, Medan: Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok di Medan, Zhang Min, menyampaikan kuliah umum bertajuk Bersama Membangun Komunitas Senasib Sepenanggungan Tiongkok-Indonesia di Universitas Sumatera Utara (USU), Selasa (22/2/2025). Dalam kuliah tersebut, Zhang Min menjelaskan konsep pembangunan komunitas senasib sepenanggungan dan dinamika kerja sama strategis antara kedua negara.

Menurut Zhang Min, konsep yang diusulkan Presiden Xi Jinping menekankan pentingnya solidaritas global dalam menghadapi tantangan bersama.

“Membangun komunitas senasib sepenanggungan berarti semua negara harus berbagi suka dan duka, hidup dalam harmoni, serta mencapai kerja sama yang saling menguntungkan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa melalui modernisasi dan pembangunannya sendiri, Tiongkok ingin mendorong dunia menuju masa depan yang damai, inklusif, dan berkelanjutan.

Dalam bidang ekonomi, perdagangan, dan investasi, hubungan Tiongkok-Indonesia terus menunjukkan perkembangan pesat. Zhang Min mengungkapkan bahwa Indonesia merupakan negara pertama yang diajak Tiongkok untuk membangun Jalur Sutra Maritim Abad ke-21 pada 2013.

“Pada 2024, volume perdagangan kedua negara mencapai 147,79 miliar dolar AS, dengan Tiongkok menjadi mitra dagang terbesar Indonesia selama 12 tahun berturut-turut. Selain itu, proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung telah menjadi simbol keberhasilan kerja sama dalam inisiatif Sabuk dan Jalan, dengan lebih dari 7 juta penumpang dan jarak tempuh lebih dari 3 juta kilometer,” ungkapnya.

Selain membahas kerja sama ekonomi, Zhang Min juga menyinggung keanggotaan Indonesia di BRICS, yang menurutnya akan memperkuat kolaborasi strategis kedua negara dalam isu-isu internasional dan regional. Ia menekankan bahwa Tiongkok dan Indonesia akan terus mempromosikan Lima Prinsip Hidup Berdampingan Secara Damai dan Semangat Bandung guna memperkuat solidaritas negara-negara berkembang serta menjaga stabilitas dan pembangunan global.

Rektor USU, Prof. Dr. Muryanto Amin, menyambut baik kunjungan Zhang Min dan menegaskan bahwa hubungan erat antara Tiongkok dan Indonesia telah membawa manfaat bagi dunia akademik. USU, kata dia, telah menjalin kerja sama dengan Universitas Jinan di Guangzhou serta beberapa universitas lain di Tiongkok.

“Kami berharap Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok di Medan dapat terus memfasilitasi pertukaran dan kerja sama pendidikan antara USU dan universitas-universitas di Tiongkok,” ujar Muryanto.

Dalam kesempatan tersebut, Konjen Zhang juga mengundang Mario Pascal, reporter dari Radio Republik Indonesia (RRI) Medan, untuk berbagi pengalaman kerja dan studinya di Tiongkok. Keduanya bersama-sama menjawab pertanyaan dari para mahasiswa serta melakukan wawancara eksklusif dengan tim media USU.

Kuliah umum ini turut dihadiri oleh Direktur Direktorat Internasionalisasi dan Kemitraan Global Prof. Dr. Eng. Himsar Ambarita, S.T., M.T., Dekan Fakultas Ilmu Budaya Prof. Dr. Dra. T. Thyrhaya Zein, M.A., Ketua Program Studi S1 Bahasa Mandarin Niza Ayuningtias, serta lebih dari 120 mahasiswa yang antusias mengikuti diskusi tersebut.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....