China Tunjukkan Persiapan Cepat untuk Asian Winter Games 2025

  • 07 Feb 2025 15:48 WIB
  •  Medan

KBRN, Harbin: Kota Harbin, ibu kota Provinsi Heilongjiang, China, akan menjadi tuan rumah Asian Winter Games (AWG) ke-9 yang berlangsung pada 7-14 Februari 2025. Ini menjadi ajang olahraga musim dingin berskala internasional pertama yang diselenggarakan di China sejak Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022.

Vinod Kumar Tiwari, Wakil Direktur Jenderal Dewan Olimpiade Asia (OCA), menyampaikan apresiasi tinggi terhadap persiapan yang dilakukan tuan rumah, dalam laporan China Global Television Network (CGTN), Jumat (7/2/2025). Delegasi yang berkunjung memberikan pujian atas infrastruktur dan fasilitas yang tersedia, termasuk jalur kereta cepat yang menghubungkan Harbin dengan Yabuli, lokasi pertandingan cabang olahraga salju.

Harbin baru terpilih sebagai tuan rumah pada 8 Juli 2023, memberikan waktu persiapan hanya 18 bulan, jangka waktu yang tergolong singkat untuk event internasional besar. Namun, OCA sejak awal yakin bahwa China mampu memenuhi ekspektasi. Kepercayaan ini didasarkan pada rekam jejak China dalam ajang olahraga global serta kerja sama erat antara berbagai pihak, termasuk Administrasi Umum Olahraga China, Komite Olimpiade China, panitia lokal, serta pemerintah Provinsi Heilongjiang dan Kota Harbin.

“Kerja sama tim sangat penting untuk mencapai kesuksesan, baik di dalam maupun di luar lapangan. Kolaborasi semacam ini menjadi kunci bagi kebangkitan China dalam gerakan Olimpiade, baik di tingkat internasional maupun kontinental,” ujar Tiwari, dikutip dari CGTN.

China memiliki pengalaman luas dalam menyelenggarakan ajang olahraga musim dingin, seperti Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022 serta AWG ketiga di Harbin pada 1996 dan AWG keenam di Changchun pada 2007. Dengan kembalinya AWG ke Harbin dalam skala yang lebih besar, AWG 2025 diyakini akan menjadi pencapaian penting dalam sejarah OCA.

Popularitas olahraga musim dingin di China juga meningkat pesat, yang diperkirakan akan menciptakan atmosfer luar biasa selama kompetisi berlangsung. Antusiasme masyarakat di Harbin dan Yabuli diharapkan dapat menginspirasi generasi baru atlet olahraga musim dingin. Lima venue utama untuk AWG 2025 telah siap digunakan, termasuk arena untuk speed skating, short track speed skating, figure skating, curling, serta dua arena hoki es.

OCA menekankan pentingnya keberlanjutan dan warisan olahraga. Lima stadion utama di Harbin telah mengalami renovasi sebagai bagian dari strategi persiapan, memungkinkan pengujian lebih awal tanpa harus menghadapi tenggat pembangunan stadion baru.

Selain pertandingan, pengunjung juga akan menikmati pesona wisata Harbin, terutama Harbin Ice-Snow World, yang menjadi salah satu atraksi utama kota ini. OCA menyambut baik dedikasi taman es terbesar di dunia ini dalam memberikan ruang bagi AWG, termasuk kehadiran Asian Games Glory Square, tempat perayaan pemenang medali setiap hari.

Perjalanan dengan kereta cepat dari Harbin ke Yabuli menjadi pengalaman tersendiri bagi para tamu internasional. Jalur ini memberikan gambaran kemajuan pesat China dalam pembangunan infrastruktur transportasi modern di tengah lanskap bersalju yang menakjubkan.

AWG 2025 mengusung tema “Dream of Winter, Love among Asia” yang mencerminkan persatuan, harmoni, dan persahabatan di antara peserta. Tahun ini, ajang tersebut akan diikuti oleh 34 Komite Olimpiade Nasional (NOC), melampaui rekor sebelumnya di AWG 2017 di Sapporo, Jepang, yang diikuti oleh 32 NOC. Jumlah atlet yang berpartisipasi juga meningkat menjadi 1.275, lebih banyak dari 1.147 atlet di edisi sebelumnya.

Menariknya, beberapa negara dengan iklim gurun turut serta dalam kompetisi hoki es, sementara negara-negara Asia Tenggara juga berpartisipasi, baik melalui pengembangan fasilitas di dalam negeri maupun perwakilan atlet diaspora. OCA terus mendorong sebanyak mungkin NOC untuk bergabung dalam AWG guna memperluas perkembangan olahraga musim dingin di kawasan Asia.

Sejak pertama kali diselenggarakan pada 1986 dengan hanya diikuti 430 peserta dari tujuh NOC, AWG kini berkembang pesat. Kembalinya kompetisi ini ke Harbin setelah 29 tahun menjadi bukti nyata bagaimana olahraga musim dingin semakin diminati di seluruh Asia. OCA optimistis AWG 2025 akan menjadi ajang yang sukses dan berkesan bagi semua pihak yang terlibat.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....