Ekonomi Es dan Salju China Tumbuh Pesat
- 01 Des 2024 22:45 WIB
- Medan
KBRN, Harbin: Perkembangan ekonomi es dan salju di China menunjukkan pertumbuhan yang signifikan seiring dimulainya musim dingin. Menurut pedoman terbaru dari Kantor Umum Dewan Negara China, skala ekonomi ini diproyeksikan mencapai 1,2 triliun yuan pada 2027 dan 1,5 triliun yuan pada 2030.
"Ekonomi es dan salju mencakup manufaktur peralatan olahraga, layanan pariwisata es dan salju, serta promosi budaya es dan salju," ujar Wang Xueli, seorang profesor di Universitas Tsinghua, dikutip dari siaran pers Panitia Penyelenggara Asian Winter Games ke-9 Harbin 2025 kepada RRI pada (1/12/2024). Ia juga menekankan bahwa pengembangan rantai industri secara menyeluruh dapat menjadikan ekonomi ini sebagai pendorong pertumbuhan baru.
Salah satu indikator keberhasilan ini adalah jumlah wisatawan yang diperkirakan melebihi 500 juta selama musim dingin 2024-2025, naik signifikan dari 385 juta pada musim sebelumnya. Kota Harbin, yang akan menjadi tuan rumah Asian Winter Games ke-9 pada Februari 2025, menjadi contoh utama pengembangan sektor ini. Pada musim salju 2023-2024, Harbin menyambut lebih dari 87 juta wisatawan dan meraup pendapatan pariwisata sebesar 125 miliar yuan.
Hao Lishun, pejabat Kementerian Industri dan Teknologi Informasi, mencatat peningkatan jumlah perusahaan peralatan es dan salju di China dari sekitar 300 pada 2015 menjadi 900 pada 2023.
"China kini memiliki 15 kategori utama peralatan es dan salju yang memenuhi kebutuhan individu, tempat bisnis, kompetisi, dan olahraga massal," ujarnya.
Beberapa resor ski besar, seperti Beidahu di Provinsi Jilin dan Keketuohai di Xinjiang, terus meningkatkan fasilitas mereka untuk menarik lebih banyak pengunjung. Wang juga menambahkan bahwa banyak resor kini menawarkan paket wisata terpadu yang menggabungkan pengalaman bermain ski dan layanan resor.
Dengan berbagai langkah strategis dan pengembangan teknologi, China terus memperkuat posisinya sebagai pemimpin dalam industri es dan salju global.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....