Pemkot Tanjungbalai Usulkan SEJALAN Jadi Kampung Kreatif Sumut
- 07 Okt 2026 09:35 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Tanjngbalai - Pemerintah Kota Tanjungbalai mengusulkan kawasan Semula Jadi-Selat Tanjung Medan atau SEJALAN sebagai Kampung Kreatif. Kawasan tersebut diusulkan berbasis wisata air dan penguatan ekonomi masyarakat dalam Program Kampung Kreatif Sumut Berkah 2026.
Usulan itu dipaparkan Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim, dalam rapat koordinasi persiapan verifikasi dan validasi lapangan. Usulan Pemkot Tanjungbalai sebelumnya dinyatakan lolos dalam Rapat Pleno I Penilaian Proposal Kampung Kreatif Sumut Berkah. Selanjutnya, usulan tersebut mengikuti tahapan Verifikasi dan Validasi Lapangan oleh Tim Penjaringan Provinsi Sumatera Utara.
Kawasan SEJALAN mencakup Kelurahan Semula Jadi dan Selat Tanjung Medan di Kecamatan Datuk Bandar Timur. Konsep pengembangan diarahkan pada pedestrian pejalan kaki di sepanjang tepian sungai dan pemanfaatan potensi wisata air.
Semula Jadi memiliki luas sekitar 0,54 kilometer persegi dengan jumlah penduduk sekitar 6.126 jiwa. Kawasan tersebut memiliki 73 UMKM bidang kuliner dan jasa yang dapat mendukung penguatan ekonomi masyarakat.
Sementara Selat Tanjung Medan memiliki luas sekitar 9,42 kilometer persegi dengan jumlah penduduk sekitar 6.223 jiwa. Kawasan ini memiliki 53 usaha kuliner yang menjadi bagian dari potensi ekonomi lokal.
Kawasan tersebut juga memiliki Titi Gantung atau Jembatan Goyang yang menjadi ikon. Sungai yang terputus alirannya juga membentuk danau kecil atau embung yang dapat dikembangkan sebagai bagian dari konsep wisata air.
Mahyaruddin menjelaskan konsep pengembangan mencakup sejumlah fasilitas pendukung. Fasilitas tersebut meliputi pedestrian, dermaga spot foto, dermaga tambatan kapal, bangunan pendukung, jalan cor beton, serta pemeliharaan dan pengecatan Titi Gantung.
“Konsep yang diusulkan adalah pengembangan kawasan pedestrian pejalan kaki, dermaga lokasi spot photo, dermaga tambatan kapal, bangunan penunjang seperti kantor, toilet umum dan lain-lain. Jalan cor beton dan pemeliharaan/pengecatan titi gantung atau jembatan goyang,” katanya, Senin 5 Oktober 2026.
PemkotTanjungbalai juga memetakan potensi dan tantangan kawasan yang akan dikembangkan. Potensinya meliputi produk UMKM, kemitraan antarpemangku kepentingan, tren wisata atau hangout, serta dukungan program pemerintah.
Di sisi lain, kawasan masih menghadapi keterbatasan infrastruktur, persoalan kebersihan dan sampah sungai, pengaruh pasang air, vandalisme, serta degradasi fasilitas. Menurut Mahyaruddin, kondisi tersebut menjadi bagian yang perlu dibenahi dalam rencana pengembangan Kampung Kreatif.
"Saya berharap Kampung Kreatif SEJALAN dapat mengembangkan potensi lokal secara kreatif, produktif, dan berkelanjutan. Inyaallah bisa mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dan Tanjungbalai," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....