Wali Kota Pastikan Revitalisasi Pasar Sakti tanpa Relokasi

  • 30 Sep 2026 09:51 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Tebing Tinggi – Wali Kota Tebing Tinggi, Iman Irdian Saragih, memastikan penataan Pasar Sakti di Kelurahan Bandar Sakti, Kecamatan Bajenis, dilakukan melalui revitalisasi tanpa merelokasi pedagang. Hal tersebut disampaikan saat Wali Kota meninjau langsung kondisi Pasar Sakti bersama jajaran OPD terkait, pada Selasa, 29 September 2026.

Iman mengatakan para pedagang tetap akan berjualan di lokasi pasar selama proses revitalisasi dilakukan. Menurutnya, perbaikan pasar tradisional tersebut bertujuan meningkatkan omzet pedagang sekaligus menindaklanjuti berbagai keluhan yang selama ini disampaikan.

“Kita merevitalisasi Pasar Sakti, bukan merelokasi. Para pedagang tetap berjualan di sini,” ujarnya.

Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota berdialog langsung dengan pedagang komoditas pangan, seperti cabai, bawang, dan telur. Dialog dilakukan untuk mengetahui kondisi penjualan sekaligus menyerap aspirasi pedagang terkait kondisi pasar.

Selain revitalisasi, Pemko Tebing Tinggi juga memastikan penyaluran Bantuan Presiden (Banpres) senilai Rp3 juta melalui Kementerian UMKM bagi pelaku usaha mikro yang terdampak banjir. Bantuan tersebut dialokasikan kepada 1.822 pedagang dan pelaku usaha mikro di Kota Tebing Tinggi, termasuk pedagang Pasar Sakti, Pasar Gambir, dan Pasar Inpres.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kota Tebing Tinggi, Marimbun Marpaung, mengatakan koordinasi lintas OPD telah dilakukan sesuai tugas dan fungsi masing-masing. Langkah tersebut dilakukan untuk mengembalikan dan mengoptimalkan fungsi Pasar Sakti agar dapat berjalan dengan baik.

Marimbun mengatakan daya beli masyarakat yang belum stabil turut menjadi salah satu persoalan yang memengaruhi aktivitas perdagangan di pasar. Dinas Perdagangan kemudian merancang inovasi berupa pasar lelang yang akan melibatkan pedagang dan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Bandar Sakti.

“Harapan pedagang untuk optimalisasi pasar ini perlu dilakukan revitalisasi. Berkat upaya Bapak Wali Kota, untuk tahun 2027 kita mendapat bantuan dari Kementerian Perdagangan untuk melakukan revitalisasi Pasar Sakti,” ujarnya.

Untuk mendukung akses masyarakat, Dinas Perhubungan juga diharapkan dapat mengaktifkan kembali terminal yang berada di samping Pasar Sakti. Langkah tersebut dinilai dapat mendukung aksesibilitas warga sekaligus membantu meningkatkan aktivitas perdagangan di kawasan pasar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....