TPP PKK Labuhanbatu Lakukan Pembinaan P3S Melalui Kreasi PMT Berbahan Lokal

  • 09 Sep 2026 09:11 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Labuhanbatu- Dalam upaya memperkuat pencegahan dan percepatan penurunan stunting, Ketua TP PKK Kabupaten Labuhanbatu, Wan Juma Sari Dewi Jamri, melaksanakan kegiatan pembinaan Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (P3S). Hal itu dilakukan melalui kreasi olahan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbahan pangan lokal, di Desa Kampung Padang, Kecamatan Pangkatan, Kabupaten Labuhanbatu, Selasa, 8 September 2026.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi balita dan kelompok yang membutuhkan perhatian dalam pencegahan stunting.

Dalam pembinaan tersebut, TP PKK Kabupaten Labuhanbatu mendorong kader dan masyarakat untuk memanfaatkan potensi pangan lokal yang mudah diperoleh di lingkungan sekitar sebagai bahan dasar PMT. Diantaranya daun kelor dan daun torbangun, yang dikreasikan menjadi berbagai olahan makanan bergizi dan menarik sehingga diharapkan dapat meningkatkan minat konsumsi anak.

Wan Juma Sari Dewi Jamri, menyampaikan bahwa pencegahan stunting membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, mulai dari pemerintah, kader PKK, kader Posyandu hingga keluarga dan masyarakat.
Menurutnya, pemanfaatan pangan lokal merupakan salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan secara berkelanjutan oleh masyarakat. Selain mudah didapat, bahan pangan lokal dapat diolah menjadi menu yang lebih beragam sehingga pemenuhan kebutuhan gizi keluarga dapat dilakukan dengan cara yang kreatif dan ekonomis.

“Pencegahan stunting bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan peran aktif keluarga dan masyarakat. Melalui pemanfaatan pangan lokal seperti daun kelor dan daun torbangun, kita ingin memberikan pemahaman bahwa makanan bergizi dapat diolah dari bahan-bahan yang tersedia di sekitar kita,” ujar Wan Juma.

Ia juga mengajak para kader untuk terus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pola asuh, pemenuhan gizi seimbang, kebersihan lingkungan serta pemantauan tumbuh kembang anak secara rutin melalui Posyandu.
⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠
Kegiatan pembinaan turut didampingi oleh sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, yakni Bappeda, PMD, DPPKB, dan Puskesmas Pangkatan yang bersinergi dalam mendukung program pencegahan dan percepatan penurunan stunting di Kabupaten Labuhanbatu.

Melalui kegiatan ini, diharapkan pengetahuan dan keterampilan kader serta masyarakat dalam mengolah PMT berbahan pangan lokal semakin meningkat. Dengan demikian, upaya pencegahan stunting dapat dilakukan secara lebih mandiri, berkelanjutan dan berbasis pada potensi yang dimiliki masing-masing desa.

TP PKK Kabupaten Labuhanbatu juga menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan generasi Labuhanbatu yang sehat, tumbuh optimal, dan berkualitas.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....