Pemkab Labuhanbatu Dukung Pembangunan Markas Yonif 956/SDA Tahap III
- 28 Agt 2026 14:19 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Labuhanbatu - Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh rencana pembangunan Markas Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 956/SDA Tahap III Tahun Anggaran 2026. Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Labuhanbatu, Jamri, saat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) di Kodim 0209/LB, Jalan Pramuka, Kecamatan Rantau Utara, Kamis 27 Agustus 2026.
Jamri mengatakan keberadaan satuan tempur teritorial ini sangat strategis dalam memperkuat benteng pertahanan daerah, sekaligus meningkatkan sinergitas antara TNI dan Pemerintah Daerah. Ia mengingatkan agar seluruh persiapan teknis dan administratif dimatangkan sejak awal.
"Pada prinsipnya Pemkab Labuhanbatu mendukung penuh. Namun, pelaksanaannya harus dipersiapkan secara matang, mulai dari kesiapan lahan, tata ruang, aspek legalitas, akses jalan, hingga sarana pendukung lainnya. Saya menginstruksikan OPD terkait untuk berkoordinasi secara intensif dengan TNI agar setiap kendala di lapangan dapat segera dicarikan solusi sesuai aturan," ujar Jamri.
"Pada prinsipnya Pemkab Labuhanbatu mendukung penuh. Namun, pelaksanaannya harus dipersiapkan secara matang, mulai dari kesiapan lahan, tata ruang, aspek legalitas, akses jalan, hingga sarana pendukung lainnya. Saya menginstruksikan OPD terkait untuk berkoordinasi secara intensif dengan TNI agar setiap kendala di lapangan dapat segera dicarikan solusi sesuai aturan," ujar Jamri.
Dalam kesempatan yang sama, Dandim 0209/LB Letkol Kav. Hanung Kaptiaji, menjelaskan pembangunan Yonif TP 956/SDA merupakan amanat dari Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 84 Tahun 2025 tentang Susunan Organisasi TNI, yang ditindaklanjuti melalui Surat Telegram KASAD dan Pangdam I/Bukit Barisan.
"Pembentukan batalyon teritorial baru ini bertujuan mewujudkan pertahanan wilayah yang solid. Untuk merealisasikan Perpres tersebut di Kabupaten Labuhanbatu, kami sangat membutuhkan peran aktif dari seluruh stakeholder terkait," ucapnya.
Terkait kesiapan lokasi, Kepala Kantor BPN Labuhanbatu, Khalid Abdillah Handoyo, mengungkapkan berdasarkan koordinasi berkala, perencanaan alokasi lahan untuk markas Yonif TP ini disiapkan seluas 53 hektar. Sementara itu, perwakilan PTPN IV, Vincen Manurung, menyampaikan perkembangan terbaru mengenai pelepasan aset lahan perkebunan tersebut.
"Kami telah berkomunikasi dengan kantor pusat di Jakarta. Penanganan pelepasan aset ini diambil alih langsung oleh Manajemen Pusat PTPN IV Jakarta untuk percepatan proses, dengan tetap mematuhi seluruh regulasi pengelolaan aset negara yang berlaku," katanya.
Menanggapi paparan dari berbagai pihak, perwakilan Kementerian Pertahanan (Kemenhan), Panca, menyambut baik progres yang berjalan. Pihaknya mencatat seluruh dinamika serta kebutuhan di lapangan untuk segera dilaporkan ke pimpinan Kemenhan guna tindak lanjut penetapan kebijakan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....