Pemkab Labuhanbatu Perkuat Peran Kader untuk Efektivitas Penurunan Stunting

  • 07 Agt 2026 16:38 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Labuhanbatu- Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu terus menunjukkan komitmennya dalam mempercepat penurunan angka stunting melalui penguatan kapasitas Kader Pembangunan Manusia (KPM) dan Kader Posyandu Desa. Upaya ini menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi dan Pembinaan Kader yang diselenggarakan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Labuhanbatu di Ruang Data dan Karya, Kompleks Kantor Bupati Labuhanbatu, pada Kamis, 6 Agustus 2026.
Kegiatan dibuka oleh Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Labuhanbatu, Wan Jumasari Dewi Jamri, yang menegaskan bahwa efektivitas penurunan stunting masih menjadi tantangan yang harus dihadapi secara bersama-sama.
"Dibutuhkan komitmen yang kuat dari seluruh tim konvergensi stunting, khususnya di tingkat desa, agar target penurunan prevalensi stunting di Kabupaten Labuhanbatu maupun secara nasional pada tahun 2026 dapat tercapai," ujarnya.
Jumasari mengajak seluruh kader memanfaatkan kegiatan tersebut sebagai wadah untuk menambah wawasan dan meningkatkan kapasitas. Menurutnya, kader harus mampu mendorong partisipasi masyarakat serta memperkuat kolaborasi dengan seluruh unsur di desa, mulai dari bidan desa, petugas gizi puskesmas, guru PAUD, hingga aparatur desa, agar proses perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi program penurunan stunting dapat berjalan lebih efektif.
"Saya berharap melalui sosialisasi dan pembinaan kader ini, kita semua dapat memperoleh pengetahuan dan informasi yang bermanfaat untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga dan masyarakat," ucapnya.
Jumasari juga menegaskan bahwa Kader Pembangunan Manusia (KPM) dan Kader Posyandu merupakan garda terdepan dalam upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Mereka berperan aktif memantau tumbuh kembang balita, mendampingi keluarga dalam pencegahan stunting, memberikan edukasi kesehatan, hingga memastikan setiap anak memperoleh haknya untuk tumbuh dan berkembang secara optimal.
Kegiatan sosialisasi ini diikuti sekitar 250 peserta yang terdiri dari Kader Pembangunan Manusia (KPM), Kader Posyandu, serta Admin Desa se-Kabupaten Labuhanbatu. Para peserta juga mendapatkan pembekalan materi dari narasumber yang berasal dari Bappeda, Dinas Kesehatan, dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Labuhanbatu.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....