Pemkot Tanjungbalai Siap Sukseskan Program Literasi Digital 2026
- 30 Jul 2026 08:55 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan – Pemerintah Kota Tanjungbalai menyatakan dukungan terhadap Program Literasi Digital 2026 yang diinisiasi Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia. Dukungan tersebut disampaikan saat menerima audiensi tim Kemenkomdigi sebagai langkah memperkuat kecakapan digital masyarakat.
Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim menerima langsung Pandu Literasi Digital Segmen Masyarakat Umum dan Anak Kemenkomdigi, Fauzi Ananda, bersama tim. Audiensi berlangsung di ruang kerja Wali Kota Tanjungbalai, Selasa, 28 Juli 2026.
Pertemuan turut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Fitra Hadi. Hadir pula Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Indra Adiguna, Kepala Dinas Pendidikan Bukhori Ginting Suka, Kepala DP3A-PM Irma Suryani, serta Tim Pandu Literasi Digital Kemenkomdigi.
Dalam audiensi tersebut, Fauzi Ananda menjelaskan Program Literasi Digital 2026 dirancang untuk meningkatkan kemampuan masyarakat memanfaatkan teknologi secara cerdas, aman, produktif, dan bertanggung jawab. Program itu juga menekankan pentingnya etika bermedia, keamanan digital, serta kemampuan memilah informasi di ruang siber.
Fauzi menilai keberhasilan program memerlukan keterlibatan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah. Menurutnya, lembaga pendidikan, satuan pendidikan, dan berbagai forum pembinaan masyarakat memiliki peran strategis memperluas edukasi literasi digital.
Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim menyambut baik audiensi tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah. Ia mengapresiasi langkah Kemenkomdigi dalam mempersiapkan masyarakat menghadapi perkembangan teknologi tanpa mengabaikan etika.
"Literasi digital saat ini menjadi kebutuhan bagi semua kalangan. Pemanfaatan teknologi harus dibarengi dengan nilai-nilai edukasi dan literasi," ujar Mahyaruddin.
Ia menegaskan Pemerintah Kota Tanjungbalai siap mendukung berbagai program edukasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Dukungan itu akan dilakukan melalui jaringan satuan pendidikan, lembaga pendidikan, serta berbagai lembaga kemasyarakatan.
"Sehingga masyarakat tidak hanya cakap secara digital, tetapi juga bijak dalam menggunakan media dan informasi yang diperoleh," kata Mahyaruddin.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....