Wabup Tapsel Pimpin Rakor Monitoring dan Evaluasi Penanggulangan Kemiskinan
- 15 Jul 2026 11:28 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Tapanuli Selatan- Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan menggelar Rapat Koordinasi Monitoring dan Evaluasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah Semester I Tahun 2026 dengan tema "Bersinergi Mengurangi Kemiskinan Mewujudkan Tapsel Sejahtera dan Berkeadilan" di Aula Bappeda, Kompleks Perkantoran Pemkab Tapanuli Selatan, Sipirok, pada Selasa, 14 Juli 2026.
Wakil Bupati Tapanuli Selatan, Jafar Syahbuddin Ritonga menegaskan bahwa penanggulangan kemiskinan merupakan prioritas utama pemerintah daerah karena menjadi bagian dari visi pembangunan Tapanuli Selatan. Menurutnya, kemiskinan merupakan persoalan multidimensi yang tidak hanya berkaitan dengan rendahnya pendapatan masyarakat.
"Karena itu, penanggulangan kemiskinan tidak bisa dipandang hanya dari sisi ekonomi semata, tetapi harus dilakukan secara terpadu dan melibatkan seluruh sektor," ujar Jafar.
Ia mengajak seluruh perangkat daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dunia usaha, serta seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi dalam mempercepat pengentasan kemiskinan di Kabupaten Tapanuli Selatan. Jafar juga menekankan pentingnya pengelolaan program yang akuntabel, mulai dari pelaksanaan kegiatan, pengawasan hingga pelaporan.
Jafar meminta seluruh OPD menyampaikan laporan yang objektif sesuai kondisi di lapangan, bukan sekadar laporan yang bersifat administratif.
"Kami tidak ingin menerima laporan yang hanya menyenangkan pimpinan, tetapi tidak menggambarkan kondisi sebenarnya. Evaluasi yang jujur akan menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran," ucapnya.
Jafar menyampaikan, berdasarkan data 2025, angka kemiskinan Kabupaten Tapanuli Selatan berhasil ditekan menjadi 6,16 persen, lebih rendah dibandingkan rata-rata nasional sebesar 8,25 persen maupun Provinsi Sumatera Utara sebesar 7,24 persen.
Capaian tersebut turut mengantarkan Kabupaten Tapanuli Selatan meraih penghargaan Peringkat II Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Percepatan Penurunan Stunting beberapa waktu lalu di Kota Palembang.
Meski demikian, menurut Jafar, keberhasilan tersebut tidak boleh membuat seluruh jajaran berpuas diri. Pemkab Tapsel menargetkan penurunan angka kemiskinan menjadi 6,12 persen sebagaimana tertuang dalam RKPD Kabupaten Tapanuli Selatan.
"Target ini harus kita capai melalui kerja keras, inovasi dan sinergi seluruh pihak, terlebih setelah kita menghadapi dampak bencana pada akhir tahun 2025 yang memengaruhi kondisi sosial ekonomi masyarakat," katanya.
Untuk mendukung percepatan pengentasan kemiskinan, Pemkab Tapsel terus menggulirkan berbagai program strategis seperti pembangunan hunian tetap dan hunian sementara bagi masyarakat terdampak bencana, Sekolah Rakyat, Program KUR Berkah berbunga nol persen, Gerakan Seribu Kolam, hingga Gerakan Sepuluh Ribu Hektare Jagung sebagai upaya meningkatkan pendapatan masyarakat.
Jafar juga kembali menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan dalam menjalankan tiga agenda besar yang terus didorong Bupati Gus Irawan Pasaribu, yakni perang melawan kemiskinan, perang melawan rentenir, dan perang melawan penyalahgunaan narkoba.
Sementara, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Tapsel, Jajang Maman dalam laporannya mengatakan, rapat koordinasi tersebut bertujuan mengevaluasi pelaksanaan program penanggulangan kemiskinan selama Semester I 2026. Sekaligus menyusun langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas program pada semester berikutnya.
Menurutnya, karakteristik kemiskinan di setiap kecamatan berbeda sehingga diperlukan kebijakan yang disesuaikan dengan potensi dan permasalahan masing-masing wilayah.
"Strategi pengentasan kemiskinan dilakukan melalui peningkatan pendapatan masyarakat, pengurangan beban pengeluaran rumah tangga melalui berbagai bantuan pemerintah, serta peningkatan kualitas lingkungan permukiman dan pemberdayaan masyarakat," ujar Jajang.
Melalui rapat koordinasi ini diharapkan terbangun sinkronisasi program lintas sektor sehingga upaya penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Tapanuli Selatan dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan menuju terwujudnya masyarakat yang semakin sejahtera dan berkeadilan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....