Rico Waas Bahas Potensi Kerja Sama dengan BJB untuk Dorong Ekonomi Inklusif
- 19 Jun 2026 10:13 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menerima audiensi dari jajaran manajemen Bank Jawa Barat (BJB) di rumah dinas wali kota, Jalan Sudirman Medan, Kamis 18 Juni 2026. Pertemuan ini membahas berbagai peluang kerja sama, khususnya terkait program pembiayaan inklusif bagi masyarakat Kota Medan, serta penguatan inovasi digital daerah.
Hadir langsung dalam audiensi tersebut Pimpinan BJB Cabang Medan, Deden Sembada, serta Pimpinan Group Kredit Retail BJB, Mut Mainah. Deden Sembada menegaskan komitmen Bank BJB untuk terus bersinergi dan berkontribusi nyata bagi perekonomian Kota Medan sejak kehadiran mereka pada tahun 2010 silam.
"Kami baru berjalan satu bulan dalam mematangkan sinergi baru ini. Fokus utama kami adalah bagaimana meningkatkan penyaluran kredit yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, mulai dari pelayanan kredit untuk ASN hingga sektor retail," ujar Deden.
Sementara itu, Pimpinan Group Kredit Retail BJB, Mut Mainah, menjelaskan status BJB sebagai bank daerah yang telah IPO memberikan keleluasaan untuk menghadirkan produk inovatif yang inklusif, salah satunya adalah KUR PMI. Pihaknya memahami salah satu kendala terbesar calon PMI adalah modal awal untuk pelatihan dan keberangkatan.
"Melalui KUR PMI, BJB hadir untuk memotong mata rantai calo modal atau pinjaman tidak resmi. Kami sangat siap menindaklanjuti arahan Pak Wali Kota untuk segera berkoordinasi dengan Disnaker Medan dan LPK, guna memetakan penyalurannya agar tepat sasaran," kata Mut Mainah.
Wali Kota Medan, Rico Waas, memberikan apresiasi tinggi terhadap program spesifik yang ditawarkan oleh BJB tersebut. Menurutnya, program ini menjadi angin segar bagi para pencari kerja di Medan yang ingin mengubah nasib ke luar negeri, namun terbentur kendala finansial.
"Kami sangat tertarik dengan program pembiayaan KUR PMI. Ini bisa menjadi solusi konkret bagi masyarakat yang ingin bekerja di luar negeri melalui Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), namun terkendala biaya," kata Rico.
Di sisi lain, Rico Waas juga memuji keberanian dan pergerakan agresif BJB di Medan. Meskipun kota ini merupakan basis utama dari Bank Sumut.
"Dalam pengelolaan perbankan, aggressive move dari BJB ini sangat baik. Walaupun komitmen utama kami tetap bersama Bank Sumut, kami sangat terbuka terhadap program inklusif dari BJB yang menguntungkan pelaku usaha dan masyarakat Medan," kata Rico.
Tidak hanya tertarik tawaran program, Rico juga memanfaatkan momentum ini untuk memperkenalkan inovasi kebanggaan Pemko Medan, yaitu aplikasi Qresto (Quick Response Electronic Splitting System For Tax Optimization). Medan mencatatkan sejarah sebagai kota pertama di Indonesia yang menerapkan sistem ini.
Qresto merupakan sistem pembayaran pajak daerah berbasis split bill (pemisahan tagihan) secara real-time. Melalui aplikasi ini, pembayaran makanan dan pajak restoran, kafe, hingga hotel akan terpisah secara otomatis dan langsung masuk ke kas daerah saat transaksi.
Rico berharap Bank BJB dapat ikut mendukung dan masuk ke dalam ekosistem digital Qresto ini guna mengoptimalkan pendapatan daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....