Wali Kota Pematangsiantar Bantu 500 Sak Semen untuk Pembangunan GBI Danau Tondano

  • 17 Jun 2026 17:39 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Pematangsiantar – Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi memberikan bantuan pribadi berupa 500 sak semen untuk mendukung pembangunan Gereja Bethel Indonesia (GBI) Jalan Danau Tondano, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur. Bantuan tersebut diserahkan saat acara peletakan batu pertama pembangunan gereja, pada Selasa, 16 Juni 2026.

Dalam sambutannya, Wesly menegaskan bantuan tersebut merupakan kontribusi pribadinya sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan rumah ibadah. Kehadiran Wesly disambut hangat oleh Gembala Sidang GBI Pdt. Daniel Edy Prajitno, Mayjen (Purn) Sumiharjo Pakpahan, panitia pembangunan, serta para jemaat. Bersama sejumlah tokoh yang hadir, Wesly turut melakukan peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan gereja.

Menurut Wesly, peletakan batu pertama bukan sekadar dimulainya pembangunan fisik, tetapi juga menjadi simbol harapan, semangat kebersamaan, dan komitmen untuk memperkuat kehidupan sosial serta keagamaan di tengah masyarakat. Ia berharap gereja yang akan dibangun dapat memberikan manfaat besar bagi jemaat maupun masyarakat sekitar. Wesly juga mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga semangat gotong royong, kebersamaan, dan toleransi yang selama ini menjadi kekuatan Kota Pematangsiantar.

"Mari kita dukung pembangunan gereja ini hingga selesai dengan baik sehingga dapat digunakan untuk melayani umat dan menjadi berkat bagi banyak orang," katanya.

Wesly juga mengingatkan panitia pembangunan agar seluruh proses dilaksanakan secara matang, transparan, memperhatikan aspek keselamatan kerja, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dengan demikian, hasil pembangunan nantinya dapat memberikan kenyamanan bagi jemaat dalam beribadah.

Sementara itu, Gembala Sidang GBI Pdt. Daniel Edy Prajitno menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan dukungan yang diberikan Wali Kota Pematangsiantar. Ia mengajak seluruh panitia dan jemaat untuk tetap semangat karena membangun rumah ibadah merupakan pekerjaan mulia.

"Membangun rumah itu biasa, tetapi membangun rumah Tuhan itu tidak biasa," ujarnya.

Hal senada disampaikan Mayjen (Purn) Sumiharjo Pakpahan. Ia mengajak seluruh pihak untuk menjaga semangat kebersamaan dan optimistis pembangunan gereja dapat terwujud dengan baik.

"Dengan semangat kebersamaan, pembangunan gereja ini pasti terwujud. Tuhan akan memberikan kekuatan, kelimpahan, dan berkat bagi kita semua," katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....