Kajati Sumut Berikan Motivasi kepada Peserta MTQ ke-40
- 09 Jun 2026 09:32 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menggandeng Kepala Kejaksaan Tinggi Sumut (Kajatisu) Muhibuddin, untuk memberikan motivasi dan pembekalan karakter kepada peserta Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-40 Tingkat Provinsi Sumut. Muhibuddin dijadwalkan menyampaikan arahan kepada peserta dan kontingen dari seluruh kabupaten/kota se-Sumut, pada pembukaan MTQ yang akan berlangsung di Medan.
“Kehadiran kami kemari untuk mengundang Pak Kajati dalam pembukaan MTQ ke-40, agar memberikan bimbingan kepada seluruh peserta dan kontingen dari semua kabupaten/kota se-Sumut,” kata Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut Sulaiman Harahap, saat bertemu Muhibuddin di Kantor Kejaksaan Tinggi Sumut, Jalan Jenderal Besar AH Nasution Medan, Senin 8 Juni 2026.
Sulaiman menjelaskan, MTQ ke-40 Tingkat Provinsi Sumut Tahun 2026 mengusung tema "Satu Irama Tilawah, Satu Tekad dalam Kolaborasi Sumut Berkah". Kegiatan tersebut bertujuan mencetak generasi muda yang unggul, berakhlak mulia, serta memiliki pemahaman dan karakter Alquran yang kuat dalam kehidupan bermasyarakat.
MTQ ke-40 akan berlangsung pada 15-24 Juni 2026. Kegiatan dipusatkan di kawasan Gedung Astaka, Jalan Willem Iskandar (Pancing), Medan.
Menanggapi undangan tersebut, Kajati Sumut Muhibuddin menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Menurutnya, kesempatan tersebut merupakan sebuah kehormatan, sekaligus momentum untuk menyampaikan pesan-pesan pembangunan karakter kepada generasi muda Sumut.
“Sumut ini barometer. Persoalannya mau gak mengubah semua urusan uang tunai menjadi semua urusan tuntas? Untuk mengubah memang tidak mudah, namun bukan tidak mungkin,” ucapnya.
Muhibuddin menilai pelaksanaan MTQ merupakan sarana yang sangat baik untuk mendekatkan masyarakat kepada Al-Qur’an. Namun, ia berharap MTQ tidak hanya menjadi ajang perlombaan membaca dan melantunkan ayat suci, tetapi juga mampu mendorong pengamalan nilai-nilai Alquran dalam kehidupan sehari-hari.
“Menghafal Al-Qur’an juga jangan hanya sekadar menghafal, lebih baik mengamalkannya meski satu ayat,” katanya.
Muhibuddin yang baru tiga bulan menjabat sebagai Kajati Sumut, juga mengingatkan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam menjalankan tugas dan pekerjaan. Menurutnya, setiap pekerjaan harus dilaksanakan sesuai aturan agar tidak menimbulkan kerugian negara.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....