Rico Waas Sebut Judi Online Jadi Ancaman Kejahatan Digital

  • 24 Mei 2026 14:04 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan judi online saat ini telah berkembang menjadi bentuk kejahatan digital, yang mengancam kondisi ekonomi dan mental masyarakat. Hal itu disampaikan Rico, saat menerima audiensi Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Utara Khoirul Muttaqin, di Balai Kota Medan, Jumat, 22 Mei 2026.

“Ini bukan lagi sekadar permainan untung-untungan. Sistemnya bisa diatur dan sangat merugikan masyarakat. Praktik seperti ini sudah mengarah pada scam digital,” kata Rico.

Menurut Rico, dampak judi online tidak hanya menyasar masyarakat ekonomi bawah, tetapi juga kalangan mampu yang terdorong mencari sensasi dan adrenalin. Karena itu, ia menilai pengawasan lintas lembaga harus diperkuat, termasuk terhadap pinjaman online ilegal dan platform keuangan digital yang berpotensi merugikan masyarakat.

Rico berharap kolaborasi antara Pemerintah Kota Medan, OJK, dan Kementerian Komunikasi dan Digital dapat terus diperkuat. Hal ini guna meningkatkan perlindungan masyarakat dari ancaman kejahatan keuangan berbasis digital.

Selain membahas pengawasan judi online, Rico Waas juga menyampaikan apresiasi atas dukungan OJK terhadap penguatan literasi keuangan di Kota Medan. Termasuk pembangunan gedung OJK di Medan yang diharapkan semakin meningkatkan pelayanan sektor jasa keuangan di Sumatera Utara.

Sementara itu, Khoirul Muttaqin menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemko Medan selama dirinya bertugas di Sumatera Utara. Ia mengungkapkan OJK baru saja melaksanakan sosialisasi edukasi pelindungan konsumen sektor jasa keuangan kepada 500 ASN di Kota Medan.

Khoirul juga memaparkan nilai transaksi judi online di Sumatera Utara mencapai sekitar Rp1,7 triliun. Kota Medan menjadi daerah tertinggi dengan angka sekitar Rp800 miliar.

“Saya mengapresiasi dukungan Pak Wali Kota dan Pemko Medan terhadap program literasi keuangan, dan berbagai upaya penguatan pengawasan sektor jasa keuangan di Sumatera Utara,” ujar Khoirul.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....