Camat Medan Deli Aktifkan Trantibum dan Poskamling Jaga Keamanan Wilayah

  • 23 Apr 2026 18:09 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Kecamatan Medan Deli meningkatkan patroli malam melalui Posko Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) serta mengaktifkan pos keamanan lingkungan (poskamling) sebagai upaya pencegahan terhadap aksi begal dan gangguan keamanan lainnya.

Camat Medan Deli, M. Aidiel Putra Pratama, menjelaskan bahwa patroli Trantibum dilakukan setiap malam bersama unsur tiga pilar, yakni pihak kecamatan, TNI, dan Polri. Kegiatan tersebut berlangsung mulai pukul 22.00 hingga 05.00 WIB.

“Untuk Trantibum kita laksanakan setiap malam dengan tiga pilar, bersama Koramil dan Polsek. Mulai jam 10 malam sampai pagi,” ujarnya, Kamis, 23 April 2026.

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan patroli keliling di sejumlah wilayah sambil memantau aktivitas masyarakat. Jika ditemukan kelompok pemuda yang berkumpul di pinggir jalan, petugas akan membubarkannya untuk mencegah potensi tawuran maupun tindakan kriminal.

Selain patroli rutin, pihak kecamatan juga telah melakukan pemetaan terhadap titik-titik rawan serta lokasi poskamling di setiap lingkungan. Ke depan, pengawasan akan diperkuat dengan pemasangan kamera pengawas (CCTV) di sejumlah titik strategis.

“Wilayah sudah kita petakan, termasuk titik rawan dan pos kamling. Nanti di situ kita tempatkan CCTV dan juga buat pemberitahuan bahwa area diawasi CCTV, supaya orang yang mau berbuat kejahatan mengurungkan niatnya,” ujarnya.

Terkait kasus begal, Aidiel menilai situasi di wilayahnya masih relatif terkendali dan belum menunjukkan peningkatan yang signifikan. Dalam dua bulan terakhir, ia mencatat hanya satu kejadian yang terjadi di kawasan Titi Papan beberapa hari lalu. “Selama saya kurang lebih dua bulan di sini baru satu kasus,” katanya.

Meski demikian, potensi gangguan keamanan lainnya seperti tawuran antar kelompok, baik geng motor maupun antarwarga, tetap menjadi perhatian pihak kecamatan.

Ia juga mengakui bahwa luasnya wilayah menjadi tantangan dalam menjangkau seluruh titik secara bersamaan. Karena itu, pemetaan daerah rawan digunakan sebagai dasar untuk menentukan prioritas patroli.

Sebagai langkah pencegahan, masyarakat juga didorong untuk aktif menjaga keamanan lingkungan melalui poskamling. Selain berfungsi menjaga keamanan, poskamling juga menjadi sarana bagi warga untuk berkumpul, berbagi informasi, dan meningkatkan kewaspadaan bersama.

“Sesuai arahan Wali Kota, kita aktifkan poskamling di setiap lingkungan. Selain menjaga keamanan, ini juga jadi tempat berkumpul dan bertukar informasi antarwarga,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....